IM-Ambon,– Jelang IdulFitri 1443 H, Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Maluku mengelar kegiatan bantuan Ikan kepada masyarakat Muslim di enam titik di kota Ambon yang layak menerima
“Pada hari ini kita ada di tempat ini dalam rangka kegiatan bantuan Ikan bagi masyarakat khususnya kepada masyarakat komunitas Muslim yang akan merayakan IdulFitri 1443 H,” ungkap Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Abdul Haris yang didampingi oleh Kabid Budidaya P2HP Karolis W. Iwamony, S.Pi, M. Si, kepada wartawan saat menyerahkan bantuan Ikan secara Simbolis di kantor Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Maluku.
“Kegiatan ini merupakan program tahunan Dinas Kelautan Dan Perikanan yang dikenal dengan program Gemar Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan).”Ujar Abdul Haris Selaku Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Maluku.
Program ini bukan saja untuk hari besar Islam namun hari besar untuk umat Nasrani. Tahun kemarin untuk Basudara yang merayakan Natal juga dibagi tahun ini mulai dengan IdulFitri diakhir tahun juga ada dan program ini berjalan terus.
“Jadi bantuan ikan ini kita berikan kepada masyarakat yang biasanya dilakukan dalam bentuk pasar murah, namun mengingat sudah dua tahun masuk Tahun ketiga kita berada pada kondisi pandemi Covid-19 sehingga atas arahan dari Gubernur maka kita tidak menjual dalam bentuk pasar murah namun kita bagikan secara gratis kepada masyarakat yang memang selayaknya dibantu. Jadi tidak semua masyarakat yang merayakan lebaran itu dapat, agar kita dapat berlebaran dalam suasana suka cita, kedamaian dan penuh kemenangan,” Ujarnya
Untuk tahun ini giliran sekitar 6 lokasi yang akan dibagi ikan secara gratis. ikan ini sangat relevan dengan perkembangan tubuh kita, sebab semakin banyak kita mengkonsumsi ikan maka kita semakin kuat, semakin segar. Dengan makan ikan ini juga dapat menurunkan resiko penyakit jantung, stroke.karena kandungan dalam ikan sangat dibutuhkan oleh tubuh kita agar dapat menjaga stamina pada masa pandemi Covid-19.
Dikesempatan Tahun ini tambah Kadis, Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Maluku akan memberikan bantuan ikan berupa ikan beku tuna sebanyak 2,5 ton dan sebagian lagi Ikan Cakalang yang akan dibagikan kepada Basudara muslim yang akan merayakan IdulFitri di Hatiwe Kecil, Airbesar Ahuru, Nania Atas, Karena Stain, karena dialokasi lain ada yang sudah pernah menerima dan untuk Basudara yang ditepi pantai mereka mudah mengakses ikan.
” Kita sengaja memilih perkampungan komunitas Muslim yang agak jauh dari pesisir pantai misalnya di pegunungan target kita seperti itu,” Lanjutnya
Tujuan dari pembagian ikan secara gratis ini ungkap Kadis, salah satunya untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan daya tahan tubuh pada masa merayakan IdulFitri.
Ia juga menyampaikan bahwa, di Maluku ini angka konsumsi ikan kita itu tertinggi dibandingkan dengan angka konsumsi ikan nasional. Di Tahun 2020 54,56 kilogram per kapita per tahun, sedangkan pada tahun 2020 Maluku sudah mencapai 73, 82 lebih tinggi dari angka konsumsi ikan nasional dan lebih tinggi juga dari Provinsi-provinsi lain yang ada di Indonesia ini sudah bagus namun akan lebih Bagus lagi jika kita terus makan ikan sehingga stamina kita lebih kuat dan angka konsumsi ikan kita akan lebih meningkat.
Di Tahun 2021 kemarin lanjutnya, terus meningkat, angka konsumsi ikan nasional naik menjadi 55,37 kilogram per kapita per tahun sementara Maluku juga naik dari 73,82 menjadi 77,49 kilogram per kapita per tahun dan ini sangat menggembirakan sekali karena kalau didaerah-daerah lain itu banyak kejadian stuting yakni pertumbuhan bayi yang tidak dalam kondisi normal. Begitu juga terjadi gizi buruk ada anak-anak yang kekurangan gizi kurus sampai hanya kelihatan tulang.
“Tapi Alhamdulillah di Maluku di semua pelosok didaerah Maluku tidak ada kejadian seperti itu yang terjadi di daerah-daerah lainnya. Hal ini dikarenakan ikan menjadi salah satu makanan pokok masyarakat. Kita berharap dengan makan ikan kita terus dapat meningkatkan angka konsumsi ikan baik secara nasional khususnya untuk daerah Maluku,” tutup Kadis Kelautan Dan Perikanan Bapak Abdul Haris.(IM03)






