Kejati Maluku Didesak Periksa Nur Mardas, Terkait Proyek Mangkrak.

- Publisher

Tuesday, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon–Kejati Maluku diminta panggil dan dan periksa Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku, Nur Mardas. Selasa (25/11/2025)

Pasalnya, nama Nur Mardas kembali terseret dalam dugaan korupsi pembangunan Gedung E RSUD M. Haulussy Ambon, sebuah proyek bernilai Rp 53 miliar yang kini ikut diawasi ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Proyek vital untuk ruang bedah sentral, ICU, dan ICCU itu dinilai sarat kejanggalan sejak awal pelaksanaannya.

Pembangunan gedung dua lantai tersebut dilakukan dalam tiga tahap, menggunakan anggaran dari DAK Kementerian Kesehatan dan APBD Provinsi Maluku.

Pada masa pemerintahan Gubernur Murad Ismail, tahap I dan II berjalan tanpa hambatan berarti.

Tahap I (2021) menghabiskan dana Rp 31 miliar, dikerjakan oleh kontraktor asal Jakarta yang dikenal dekat dengan mantan gubernur.

Sementara untuk tahap II (2022) bernilai hampir Rp 12 miliar, dialokasikan untuk pekerjaan elektrikal dan mekanikal, dan dikerjakan kontraktor lokal.

Namun, masalah mulai muncul pada tahap III (2024) yang bernilai Rp 9,8 miliar. Pada tahap ini, posisi PPK yang awalnya dipegang L. Jery Pattinama tiba-tiba dicopot dan digantikan oleh Nur Mardas, yang saat itu menjabat Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Maluku.

Pergantian mendadak ini ditetapkan oleh Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie bersama Plh Sekda Maluku Suryadi Sabirin.

Sumber Infomalukunews,com mengungkap, setelah Nur Mardas menjabat sebagai PPK, banyak pekerjaan justru tak kunjung tuntas. Dugaan kuat mengarah pada upaya memperkaya diri sendiri melalui proyek tersebut.

Rekam jejak Nur Mardas juga dipertanyakan pada proyek air bersih yang dikerjakan Dinas PUPR Maluku.

Dua proyek dengan total nilai kontrak lebih dari Rp 1,3 miliar diduga mangkrak, meski anggarannya telah dicairkan 100 persen.

“Selama Nur Mardas menjabat sebagai Kabid Cipta Karya, nyaris tak ada proyek yang tuntas, anggarannya cair, tapi progres tak pernah selesai,” ucap sumber

Lebih lanjut kata sumber, proyek tersebut dala Air bersih Pinang Putih, kontrak Rp 400 juta, dikerjakan CV. Ainun.

Melihat pola dugaan penyimpangan yang berulang, sumber mendesak Kejati Maluku untuk segera memeriksa dan mengusut keterlibatan Nur Mardas dalam seluruh proyek yang mangkrak tersebut.

“Kami mendesak Kejati Maluku agar segera panggil Nur Mardas untuk diperiksa terkait kasus-kasus tersebut,” pungkasnnya. (IM-03)

Berita Terkait

Bang Dino Banta Isu Liar Yang menyebut Namanya Terkait Aktivitas Tambang ilegal Menggunakan Alat Berat
Panglima Koarmada RI Sambangi Tual, Ketua DPRD: Ini Kunci Jaga Kedaulatan di Timur NKRI
Jelang HUT Ke-451, Pemkot Ambon Kenang Jasa Pahlawan di TMP Kapaha
Gubernur Lewerissa Dorong Generasi Muda Maluku Budayakan Menabung dan Bijak Kelola Keuangan
Kadis Dikbud Aru Serahkan Data 540 Bangunan Pendidikan Rusak kepada Dirjen, Dorong Percepatan Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah
Blok Masela dan Masa Depan Ekonomi Maluku, Tuhepaly Dorong Pengelolaan PT Maluku Energi Abadi Profesional
Bodewin Ajak Pelajar Ambon Bangun Kebiasaan Menabung dan Investasi Sejak Dini
Konflik Adat Negeri Soya Memanas, Sejumlah Tokoh Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 22:13 WIT

Bang Dino Banta Isu Liar Yang menyebut Namanya Terkait Aktivitas Tambang ilegal Menggunakan Alat Berat

Friday, 4 September 2026 - 22:11 WIT

Panglima Koarmada RI Sambangi Tual, Ketua DPRD: Ini Kunci Jaga Kedaulatan di Timur NKRI

Friday, 4 September 2026 - 22:07 WIT

Jelang HUT Ke-451, Pemkot Ambon Kenang Jasa Pahlawan di TMP Kapaha

Friday, 4 September 2026 - 22:05 WIT

Gubernur Lewerissa Dorong Generasi Muda Maluku Budayakan Menabung dan Bijak Kelola Keuangan

Friday, 4 September 2026 - 21:50 WIT

Kadis Dikbud Aru Serahkan Data 540 Bangunan Pendidikan Rusak kepada Dirjen, Dorong Percepatan Revitalisasi dan Digitalisasi Sekolah

Berita Terbaru