BNI Ambon Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, Fokus Tingkatkan Kapasitas UMKM

- Publisher

Monday, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon – Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ambon terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat yang dibarengi dengan perluasan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Maluku.

Kepala BNI Cabang Ambon, Elisa Tanya, mengatakan literasi keuangan menjadi salah satu fokus program BNI agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan sekaligus mampu mengakses berbagai layanan perbankan.

Hal tersebut disampaikan Elisa saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9/2026).

“Program-program BNI sebenarnya berfokus pada peningkatan literasi keuangan masyarakat. Literasi keuangan harus diikuti dengan inklusi keuangannya,” kata Elisa.

Menurutnya, edukasi literasi keuangan juga dilakukan melalui sekolah-sekolah. Salah satu materi yang diberikan berkaitan dengan pentingnya menjaga data pribadi.

Edukasi tersebut dinilai penting agar masyarakat memahami risiko penyalahgunaan data pribadi ketika nantinya mengakses layanan perbankan, termasuk untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi.

“Jadi untuk program-program itu kita masuk di sekolah-sekolah. Kita mempertajam atau menginformasikan terkait dengan menjaga data diri, sehingga di kemudian hari ketika warga masyarakat mengakses perbankan, mengakses modal kerja maupun modal investasi, tidak ada masalah dengan data diri,” jelasnya.

Selain literasi keuangan, BNI Ambon saat ini juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas UMKM di Maluku. Salah satunya melalui rencana pelaksanaan program literasi bagi pelaku UMKM.

Elisa menyebut BNI juga memiliki program Ekspora (Ekspor dan Diaspora) yang diarahkan untuk mendorong potensi komoditas daerah agar dapat memiliki nilai tambah dan menembus pasar ekspor.

Menurutnya, Maluku memiliki berbagai komoditas yang berpotensi dikembangkan, salah satunya kelapa yang banyak terdapat di Pulau Seram.

“Kalau kita lihat di Provinsi Maluku ini komoditas ekspor banyak. Ada kopra dan kita lihat banyak sumber daya alam, salah satunya di Pulau Seram itu kelapa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kelapa tidak hanya dapat dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi bisa diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.

Salah satunya adalah tempurung kelapa yang dapat diolah menjadi briket. Produk tersebut memiliki peluang pasar ekspor, termasuk ke sejumlah negara seperti China, Jepang, Swiss dan Rusia.

Selain briket, sabut kelapa juga dapat diolah menjadi berbagai produk, termasuk coco peat yang dapat digunakan sebagai media tanam pengganti tanah.

“Serabutnya salah satunya tujuan ekspor ke China sebagai bahan baku jok kursi. Ini yang saya petakan di sini dalam rangka peningkatan UMKM kita,” katanya.

Dorong UMKM Naik Kelas

Dalam mendukung pengembangan UMKM, BNI juga menyiapkan sejumlah skema pembiayaan. Selain Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI memiliki program pembiayaan wirausaha yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha sesuai kebutuhan.

Elisa menjelaskan, KUR memiliki batas pembiayaan tertentu yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk mengembangkan usahanya agar dapat naik kelas. Sementara program pembiayaan wirausaha dapat memberikan pinjaman untuk kebutuhan usaha hingga Rp1 miliar.

“Itu yang kita pasarkan di akhir tahun ini dalam rangka meningkatkan UMKM kita. Itu gambaran dari literasi keuangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, BNI juga terus memperluas akses layanan perbankan melalui akuisisi Agen46. Agen tersebut diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan BNI di tengah masyarakat, terutama di wilayah yang belum memiliki akses kantor bank.

Melalui Agen46, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan seperti penarikan, setoran dan transfer.

“Memang sampai saat ini masih cari-cari apa platform bisnisnya. Jadi masyarakat bisa daftar Agen46. Apa yang dilakukan di Agen46, mereka bisa melayani transaksi keuangan baik itu penarikan, setoran maupun transfer,” jelas Elisa.

Menurutnya, setiap transaksi yang dilakukan melalui Agen46 memberikan manfaat ekonomi bagi agen tersebut. Program ini juga diarahkan untuk menjangkau wilayah yang masih menjadi blankspot layanan perbankan.

“Ini yang kita coba tingkatkan dan juga kita maksimalkan untuk daerah-daerah yang secara perbankan blankspot. Jadi di situ tidak ada bank dan agen-agen ini bisa masuk ke masyarakat untuk mendekatkan bank dengan masyarakat,” katanya.

Dorong Transaksi Digital UMKM

BNI Ambon juga turut menindaklanjuti program Bank Indonesia dalam mendorong penggunaan transaksi pembayaran digital melalui QRIS.

Elisa mengatakan, penggunaan QRIS diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap transaksi tunai sekaligus menciptakan dokumentasi transaksi yang lebih baik bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, pencatatan transaksi digital akan membantu pelaku usaha ketika membutuhkan akses pembiayaan dari perbankan.

“Tujuannya adalah nantinya meningkatkan performa keuangan teman-teman UMKM. Ketika mereka mengakses perbankan, data keuangan sudah ada sehingga dimudahkan,” tuturnya.

Ia menilai, salah satu kendala yang dihadapi UMKM saat mengajukan pembiayaan adalah sebagian besar transaksi masih dilakukan secara tunai sehingga tidak memiliki dokumentasi transaksi yang dapat menjadi bahan analisis perbankan.

Karena itu, BNI mendorong penggunaan QRIS agar aktivitas transaksi UMKM dapat tercatat dalam sistem perbankan.

“UMKM sekarang itu lebih banyak transaksinya secara tunai dan tidak ada dokumentasi perbankan. Sehingga kita bantu melalui program QRIS,” ujarnya.

Dengan adanya rekam transaksi tersebut, kata Elisa, BNI akan lebih mudah melakukan analisis terhadap kondisi dan kelayakan usaha calon debitur.

“QRIS ini akan mempermudah kami untuk menganalisa kelayakan karena transaksinya sudah ada di bank. Itu salah satu cara mempermudah masyarakat,” pungkasnya.(IM-03)

Berita Terkait

Polda Maluku Perkuat Sispam Kota, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kontinjensi
Polisi Mengajar” Program Inovasi Kapolda Maluku, Pelajar Dibekali Etika Pergaulan hingga Bijak Bermedia Sosial
Kapolres SBB Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Patahuwe, 1 Hektare Lahan Terdampak
Gubernur Maluku Terharu Lihat Anak-anak Patahuwe Terdampak Konflik
DPRD Ambon Terima Dokumen KUA-PPAS Perubahan APBD 2026, Pendapatan Diproyeksi Rp1,333 Triliun
Bahas Persoalan Lisabata-Patahuwe, Forum Peduli Seram Barat Serukan Perdamaian  
Warga Samasuru Palang Jalan Trans Seram, Desak Kejelasan Status Dapodik Sekolah
Perkuat Kemitraan, Humas Polres Aru Gelar Coffi Morning bersama Insan Pers.
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 18:02 WIT

BNI Ambon Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, Fokus Tingkatkan Kapasitas UMKM

Monday, 14 September 2026 - 17:25 WIT

Polda Maluku Perkuat Sispam Kota, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kontinjensi

Monday, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Polisi Mengajar” Program Inovasi Kapolda Maluku, Pelajar Dibekali Etika Pergaulan hingga Bijak Bermedia Sosial

Monday, 14 September 2026 - 16:27 WIT

Kapolres SBB Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Patahuwe, 1 Hektare Lahan Terdampak

Monday, 14 September 2026 - 15:26 WIT

Gubernur Maluku Terharu Lihat Anak-anak Patahuwe Terdampak Konflik

Berita Terbaru