Aliansi Mahasiswa Desak Kejati Usut Dugaan Anggaran Pemeliharaan Jalan di Maluku.

- Publisher

Friday, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews,com. Ambon–Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Kamis (17/04/2025).

Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Aktivis Mahasiswa ini meminta Kejati untuk mengusut dugaan anggaran pemeliharaan jalan yang tidak direalisasikan oleh pihak BPJN Maluku.

Pasalnya, berbagai problem ruas jalan terutama di wilayah Seram, terkhususnya jalan Saleman-Besi yang memang cukup parah dan sangat ekstrim untuk dilintasi. Bahkan, disejumlah titik di pulau Seram sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan.

“Ini menunjukkan ada aktor intelektual yang sengaja memainkan peran, untuk membiarkan kondisi infrastruktur jalan tetap seperti itu, sehingga anggaran pemeliharaan dijadikan target untuk memperkaya diri sendiri,” teriak koordinator aksi (Korlap).

Agus, yang merupakan korlap pada aksi itu, dalam orasinya menegaskan bahwa, ruas jalan Saleman-besi adalah jalan Nasional sebagai penghubung antara Kecamatan maupun Kabupaten, pasalnya, kondisi jalan tersebut begitu parah, bahkan dapat dikatakan sudah tidak layak digunakan sebagai jalur lintas antara kabupaten, karena jalan tersebut berada di daerah pegunungan yang cukup tinggi dan berjurang terjal.

“Kondisi ini sangat rentan dengan kecelakan hingga menelan korban jiwa dan itu sering terjadi, namun SATKER dan PPK Pulau Seram diam seribu bahasa ini tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun,” cetusnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta Kejati Maluku untuk segara menelusuri berbagai proyek ruas jalan di Pulau Seram, Sebab diduga kuat pembangunan infrastruktur jalan yang tidak memperhatikan kualitas jalan dalam proses pekerjaan, sehingga keadaan jalan tidak bertahan lama, kemudian mengalami kerusakan kembali ini artinya ada skenario aktor dibalik proyek jalan maupun jembatan di Seram.

“Kami berharap agar Kejati Maluku harus serius melihat persoalan publik yang kami suarakan saat ini, sebab ini merupakan bentuk kejahatan yang tidak boleh dibenarkan, jika negara telah menyiapkan pendanaan maka harus serius dikelola dengan mengedepankan kualitas pekerjaan yang baik sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada rakyat.”ungkapnya.

Aksi itu tak berselang lama, masa aksi pun disambut baik oleh pihak Kejati Maluku, sehingga terjadi dialog serta dibacakan tuntutan yang disaksikan langsung oleh perwakilan Kejati Maluku.

Menurut penjelasan pihak Kejati Maluku, massa aksi dimintai untuk memasukkan bukti – bukti dan laporan resmi kepada Kejati dan DisKrimsua Polda Maluku.

“Kami siap memproses berbagai laporan yang diadukan kepada pihak Kejati, oleh kerena itu diharapkan kepada Masa aksi untuk kembali pada hari senin, 21/04/2025, untuk menyerahkan dokumen dan laporan secara resmi agar dapat kami tindak lanjuti,” imbuh perwakilan Kejati itu. (IM-06).

Berita Terkait

PERMAHI Ambon Desak Polres SBB Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Staf Desa Waesala
Ini 3 Poin Penting Yang Disampaikan GMKI Cabang Dobo Saat Bertemu Dengan Bupati Kaidel.
Kuasa Hukum Keluarga Korban Gafar Wawangi Temui Kapolda Maluku, Laporkan Lambatnya Penanganan Kasus di Polres Buru Selatan  
Gerak Cepat Kadinkes Aru Bersama Kapus Longgar -Apara Pulihkan Korban Luka-Luka.
Setahun Mandek Dimeja Penyidik, Saksi Kasus Covid-19 Pemprov Maluku Mulai Diperiksa 
Miris! RS leimena Ambon Tolak Pasien Dengan Alasan BPJS Tidak Aktif, Pasien Memilih Pulang Dalam Perjalanan Terjadi Lakalantas dan Meninggal Dunia
Pemda Aru Akan Perluas Lahan TPU di Kilo 7.
Bupati Kaidel Bersama Polres Aru dan Pihak Terkait Lainnya Duduk Bersama Menyelesaikan Tapal Batas Antar Desa Dosinamalau – Karaway.
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 22:21 WIT

PERMAHI Ambon Desak Polres SBB Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Staf Desa Waesala

Tuesday, 13 January 2026 - 22:15 WIT

Ini 3 Poin Penting Yang Disampaikan GMKI Cabang Dobo Saat Bertemu Dengan Bupati Kaidel.

Tuesday, 13 January 2026 - 21:59 WIT

Kuasa Hukum Keluarga Korban Gafar Wawangi Temui Kapolda Maluku, Laporkan Lambatnya Penanganan Kasus di Polres Buru Selatan  

Tuesday, 13 January 2026 - 21:25 WIT

Gerak Cepat Kadinkes Aru Bersama Kapus Longgar -Apara Pulihkan Korban Luka-Luka.

Tuesday, 13 January 2026 - 18:21 WIT

Setahun Mandek Dimeja Penyidik, Saksi Kasus Covid-19 Pemprov Maluku Mulai Diperiksa 

Berita Terbaru