Infomalukunews.com, Ambon,–Sekelompok mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Masyarakat Maluku menggelar aksi demostran didepan kantor DPRD Maluku, terkait pertambang di Kepulauan Kei Besar, Maluku Tenggara (Malra). Senin (16/06/2025).
Aksi tersebut bertema, “Jaga Tanah dan Tolak Tambang PT Batu Licin” dengan spanduk bertulisan “Save Kei Besar”
Salah seorang dalam aksi tersebut, Fadel Notanubun yang memegan pengeras suara menyatakan, Anggota DPRD perna melakukan peninjauan di lokasi pertambangan tersebut, Alhasil, pada saat peninjauan itu tidak ada apa-apa.
“Kehadiran kami disini atas dasar keselamatan umat, olehnya itu kami meminta DPRD Maluku untuk menyampaikan hasil peninjauan itu,” tegasnya.
Bahkan, mereka menyebut anggota DPRD Maluku yang berasal dari Kei Besar Maluku Tenggara lebih takut Haji Isam dari pada tanah dan adat di Bumi Nuhu Evav.
“Beberapa anggota DPRD asal Kei semua diam terkait kasus ini, menurut kami ini adalah mafia,” tegas Fadel Mataubun dalam orasinya.
Lebih lanjut kata dia, pertambangan dimana pun tidak akan mensejatrakan warga masyarakat setempat, salah satu contoh di Kei Besar.
“Tidak ada masyarakat lokat disuatu tempat yang ada pertambangan, yang dikelola oleh pemerintah dapat mensenjatrakan masyaratak di wilayah tersebut,” cetusnya.
Aksi ini pun tidak berselang lama, masa aksi pun ditemui langsung pimpinan ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun dan beberapa anggota DPRD lainnya.
Dalam pertemuan itu, dihadiri 13 anggota DPRD dari beberapa fraksi, yang menemui langsung masa aksi di ruang rapat Paripurna DPRD Maluku.
Menariknya, aksi yang dilakukan Aliansi Solidaritas Masyarakat Maluku itu didukung penuh anggota DPRD Maluku, Bahkan 13 anggota DPRD Maluku yang tergabung dari beberapa fraksi menolak dengan tegas kehadiran PT Batu Licin di Provinsi Maluku lebih khusus di Kei Besar.
“Kami DPRD Maluku dari Fraksi gabungan dengan ini menyatakan menolak kehadiran PT Batu Licin Beton Aspal di Maluku yang melakukan operasi pertambangan ditanah Kei,” tegasnya. (IM-06)






