Pemkot Ambon Dorong Penguatan Kerukunan, Tokoh Agama Diminta Aktif Cegah Konflik

- Publisher

Wednesday, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Ambon — Pemerintah Kota Ambon bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kerukunan serta menjaga stabilitas keamanan di Kota Ambon.

Pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Rabu (16/9/2026), turut dihadiri unsur pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan lembaga terkait.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan kondisi masyarakat Kota Ambon yang memiliki latar belakang agama, budaya, dan sosial yang beragam membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kehidupan yang harmonis.

Menurutnya, keamanan dan kedamaian kota tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat keamanan. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang kondusif.

“Yang harus kita jaga adalah bagaimana Kota Ambon tetap aman, tenteram dan damai dalam semangat hidup orang basudara. Dengan begitu, masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan nyaman dan pemerintah dapat bekerja untuk kepentingan masyarakat,” kata Wattimena.

Ia menilai, upaya menjaga kerukunan tidak boleh hanya dilakukan setelah muncul persoalan di tengah masyarakat. Pemerintah bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat perlu membangun sistem pencegahan agar potensi konflik dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

Wattimena menegaskan pentingnya mengubah pola penanganan dari sekadar merespons persoalan yang telah terjadi menjadi upaya pencegahan secara berkelanjutan.

“Sudah saatnya kita beralih dari sikap reaktif menjadi langkah preventif,” ujarnya.

Karena itu, peran tokoh agama dinilai sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menghargai perbedaan. Edukasi dan pembinaan di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat rasa saling menghormati serta mencegah munculnya gesekan akibat perbedaan.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Ia berharap forum itu tidak sekadar menjadi agenda pertemuan, tetapi menghasilkan langkah bersama yang dapat diterapkan untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga ketenteraman di Kota Ambon.

“Kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua,” tandas Wattimena.(IM-03)

Berita Terkait

Pemkot Ambon Dorong Penguatan Kerukunan, Tokoh Agama Diminta Aktif Cegah Konflik
Timotius Kaidel Fokus Bangun Infrastruktur,Anggapan Infrastruktur Tak Penting Dinilai Keliru.
Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali
Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat
Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU
Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori
Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV
Aksi Cepat Sang Jenderal Petarung, Redam Bentrokan Lisabata–Patahuwe di SBB
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 16 September 2026 - 22:14 WIT

Pemkot Ambon Dorong Penguatan Kerukunan, Tokoh Agama Diminta Aktif Cegah Konflik

Wednesday, 16 September 2026 - 22:11 WIT

Pemkot Ambon Dorong Penguatan Kerukunan, Tokoh Agama Diminta Aktif Cegah Konflik

Wednesday, 16 September 2026 - 12:54 WIT

Timotius Kaidel Fokus Bangun Infrastruktur,Anggapan Infrastruktur Tak Penting Dinilai Keliru.

Tuesday, 15 September 2026 - 19:36 WIT

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali

Tuesday, 15 September 2026 - 13:00 WIT

Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru