Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah

- Publisher

Thursday, 11 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Jakarta – Keberhasilan Program Strategis Nasional/PSN pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditentukan keseriusan kepala daerah dalam mengawal implementasi hingga ke desa. Tanpa dukungan gubernur, bupati, dan wali kota, program pusat berpotensi terhambat persoalan teknis di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Bendahara Umum DPP Patria PMKRI Periode 2025–2030 Petrus Emanuel Temorubun S.IP, Selasa 10/6/2026.

“Presiden sudah membaca persoalan mendasar bangsa ini dan telah menyiapkan berbagai solusi melalui program strategis nasional. Yang dibutuhkan sekarang adalah dukungan penuh dari gubernur, bupati, dan wali kota agar program-program tersebut berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Petrus.

Ia menilai Indonesia berada di fase penting pembangunan. Berbagai program pusat kini diarahkan menyentuh masyarakat hingga tingkat desa. Karena itu, kesiapan pemerintah daerah mengawal dan mengeksekusi di lapangan menjadi kunci.

4 PSN Prioritas Sudah Jalan

Petrus menyebut 4 program prioritas Prabowo sudah menunjukkan perkembangan signifikan:

1. Makan Bergizi Gratis/MBG: Menjangkau jutaan masyarakat lewat ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG di berbagai wilayah.

2. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Hingga 2026 lebih dari 83 ribu koperasi berbadan hukum. Diproyeksikan jadi pusat distribusi, produksi, dan pemberdayaan ekonomi desa.

3. Sekolah Rakyat: Dikembangkan untuk akses pendidikan berkualitas bagi anak keluarga miskin dan miskin ekstrem. Pemerintah targetkan sekolah berasrama di berbagai daerah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

4. Kampung Nelayan Merah Putih: Mulai berjalan di kawasan pesisir untuk tingkatkan produktivitas perikanan, ciptakan lapangan kerja, dan kuatkan ekonomi pesisir.

“Ketika desa menjadi kuat secara ekonomi, pendapatan masyarakat meningkat, produktivitas naik, maka secara otomatis pendapatan daerah juga akan bertambah. Desa adalah ujung tombak pembangunan nasional. Jika desa maju, Indonesia juga akan maju,” tegasnya.

Daerah Diminta Siapkan Lahan & BUMD

Sebagai putra daerah dari keluarga petani, Petrus paham tantangan di wilayah 3T/tertinggal, terdepan, terluar. Ia menyoroti masih ada daerah belum optimal menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat, kawasan pertanian, Kampung Nelayan, dan program pemberdayaan lain.

“Jangan sampai program yang sudah dirancang dengan baik oleh pemerintah pusat terhambat hanya karena persoalan lahan atau kesiapan teknis di daerah. Kepala daerah harus hadir sebagai fasilitator dan motor penggerak pembangunan,” ujarnya.

Ia juga mendorong BUMD dikembangkan sebagai rantai pasok dan hilirisasi PSN. BUMD bisa jadi penghubung produksi masyarakat dengan kebutuhan pasar agar manfaat ekonomi dirasakan lebih luas.

Petrus optimistis jika kepala daerah fasilitasi PSN efektif, maka pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan pembangunan bisa ditekan signifikan.

“Saya mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk mendukung penuh seluruh program pembangunan yang telah dicanangkan Presiden Prabowo.

Jika dilaksanakan konsisten hingga ke desa-desa, saya yakin ekonomi nasional semakin kuat, lapangan kerja terbuka luas, dan kesejahteraan masyarakat dari Sabang sampai Merauke dapat terwujud,” pungkasnya. (IM-FR)

Berita Terkait

PAN Maluku Konsolidasi Besar, SK DPD Tual dan Maluku Tengah Diserahkan di Jakarta
KNPI Kabupaten Buru Dukung Langkah Pemda dalam Konsultasi Publik RPPLH
Lsm Desak Gubernur Maluku copot Nur Mardas,Tegakkan Aturan ASN, Jabatan Kabid Cipta Karya PUPR Harus di isi yang memenuhi persyaratan.
Kuasa Hukum Korban Memohon Perhatian Kapolda Maluku dalam Penanganan Dugaan KDRT yang Diduga Dilakukan Oknum Brimob DB
LSM Ancam Demo Kejari SBB, Desak Tersangka Kasus SPPD Fiktif Rp2 Miliar Segera Ditetapkan
Polres SBB Dukung Pernyataan Kesepakatan Rapat, Pertikaian Dusun Katapang dan Olas Diselesaikan Melalui Mediasi
Benhur: Rekomendasi BPK Harus Menjadi Prioritas Perbaikan Pemerintahan Daerah
Puluhan Anggota DPRD Masuk Radar Penyidik dalam Kasus Bansos Malteng
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 10:07 WIT

Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah

Thursday, 11 June 2026 - 10:04 WIT

PAN Maluku Konsolidasi Besar, SK DPD Tual dan Maluku Tengah Diserahkan di Jakarta

Thursday, 11 June 2026 - 10:01 WIT

KNPI Kabupaten Buru Dukung Langkah Pemda dalam Konsultasi Publik RPPLH

Wednesday, 10 June 2026 - 17:07 WIT

Lsm Desak Gubernur Maluku copot Nur Mardas,Tegakkan Aturan ASN, Jabatan Kabid Cipta Karya PUPR Harus di isi yang memenuhi persyaratan.

Tuesday, 9 June 2026 - 14:16 WIT

Kuasa Hukum Korban Memohon Perhatian Kapolda Maluku dalam Penanganan Dugaan KDRT yang Diduga Dilakukan Oknum Brimob DB

Berita Terbaru

Daerah

Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah

Thursday, 11 Jun 2026 - 10:07 WIT