Guru SLB di Maluku Minim Sertifikasi, DPRD Minta Intervensi Pemprov

- Publisher

Monday, 25 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Yan Zamora Noach, mendesak Pemerintah Provinsi Maluku segera mengalokasikan anggaran untuk pelatihan dan sertifikasi guru Sekolah Luar Biasa (SLB), menyusul temuan minimnya tenaga pengajar dengan kompetensi pendidikan luar biasa di sejumlah daerah.

Desakan tersebut disampaikan Noach, usai Komisi IV DPRD Provinsi Maluku melakukan pengawasan terhadap sejumlah SLB di beberapa wilayah di Maluku.

Dari hasil pengawasan itu, Komisi IV menemukan sebagian besar tenaga pengajar di SLB masih berasal dari guru umum, yang ditempatkan di sekolah khusus tanpa memiliki keahlian pendidikan luar biasa, termasuk dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus dan penyandang autisme.

“Mayoritas guru di SLB adalah guru umum yang ditempatkan di sana, dan diharuskan menangani para siswa berkebutuhan khusus,” ujar Noach kepada wartawan di Ambon, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut ditemukan di beberapa daerah, termasuk Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Noach menegaskan, anak berkebutuhan khusus, khususnya penyandang autisme, memerlukan pendampingan intensif dari tenaga pendidik yang memiliki kompetensi khusus.

“Satu anak penyandang autisme itu paling tidak membutuhkan dua guru pendamping. Sementara yang terjadi saat ini, guru umum harus menangani mereka tanpa keahlian khusus,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta Pemprov Maluku segera menyiapkan anggaran untuk program pelatihan dan sertifikasi guru SLB guna meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan menjamin hak pendidikan bagi anak penyandang disabilitas.

“Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah, karena kita sedang berbicara tentang pendidikan bagi penyandang disabilitas, dan anak-anak yang berkebutuhan khusus,” katanya.

Selain pelatihan dan sertifikasi, Noach juga mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan rekrutmen guru berbasis kompetensi pendidikan luar biasa, serta memperkuat kerja sama dengan lembaga pendidikan khusus untuk meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia di lingkungan SLB. (IM-06).

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat Eksekusi Mantan Kadis Sosial, Terpidana Korupsi Bansos Covid-19 Rp4,2 Miliar
LKBH DPN PERMAHI Minta Pengusutan Dugaan Korupsi di Kejaksaan Agung Dilakukan Secara Profesional.
DPRD Bursel Gelar RDP Bersama BKPSDM
DPRD Bursel Bahas LPJ dan Realisasi APBD 
Tindak lanjut Temuan BPK, DPRD Gelar Pertemuan Bersama BPK
IBM dan MAA Perkuat Kolaborasi Kebaikan, Salurkan Bantuan untuk 100 Anak Yatim Jabar
Polres Aru Gelar Upacara HUT Bhayangkara ke 80. Ini pesan Kapolda Maluku.
Deklarasi Kesepakatan Damai Kalar-kalar Salarem,Bupati Kaidel minta Jangan Ada Lagi Konflik Diantara Orang Basudara.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 21:30 WIT

Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat Eksekusi Mantan Kadis Sosial, Terpidana Korupsi Bansos Covid-19 Rp4,2 Miliar

Friday, 10 July 2026 - 16:05 WIT

LKBH DPN PERMAHI Minta Pengusutan Dugaan Korupsi di Kejaksaan Agung Dilakukan Secara Profesional.

Friday, 10 July 2026 - 15:58 WIT

DPRD Bursel Gelar RDP Bersama BKPSDM

Friday, 10 July 2026 - 15:46 WIT

DPRD Bursel Bahas LPJ dan Realisasi APBD 

Friday, 10 July 2026 - 15:15 WIT

Tindak lanjut Temuan BPK, DPRD Gelar Pertemuan Bersama BPK

Berita Terbaru

Daerah

DPRD Bursel Gelar RDP Bersama BKPSDM

Friday, 10 Jul 2026 - 15:58 WIT

Daerah

DPRD Bursel Bahas LPJ dan Realisasi APBD 

Friday, 10 Jul 2026 - 15:46 WIT

Daerah

Tindak lanjut Temuan BPK, DPRD Gelar Pertemuan Bersama BPK

Friday, 10 Jul 2026 - 15:15 WIT