Infomalukunews.com, Ambon,- DPC Permahi Ambon dan PMII Kota Ambon gelar audiens bersama PJU Polda maluku yang di hadiri oleh Kabid Humas dan Wakil Direktur Intelkam bersama jajaran guna membahas Beberapa point tuntutan ke polda maluku sekaligus melaporkan adanya dugaan korupsi kwarda pramuka di maluku dengan anggaran sebanyak Rp 2 miliar tanpa ada kegiatan yang jelas dan di curigai fiktif dalam Laporan Pertanggung Jawaban
Tentunya ini bukanlah kasus baru di hadapan publik dan khalayak masyarakat maluku, widya murad selaku ketua kwartir pramuka maluku tentunya harus di priksa dan di mintai keterangan, agar di ketahui kejelasan dan kebenarannya
kita ketahui bersama bahwa ini adalah kasus lama yang kemudian tidak berjalan di rana hukum hingga menuai kejelasan, tentunya ada kecurigaan akan adanya indikasi ketimpangan dalam proses penanganan perkara dana kwarda hingga tidak adanya transparansi ke publik.

Ini menjadi PR buat bpk Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.S, selaku Kapolda maluku dalam mewujudkan salah satu Program Asta Cita Presiden Prabowo dalam mencegah dan memberantas korupsi di indonesia khususnya di maluku
ini bukan semata mata untuk menjastifikasi apalagi menuding secara pesonal terhadap seorang widya pratiwi murad, melainkan ini merupakan problem yang menjadi perbincangan serta asumsi publik akan adanya dugaan skandal korupsi di kwarda pramuka maluku yang secara legitimasi di ketuai oleh Widya Pratiwi Murad
namun kami secara kelembagaan percaya akan proses hukum, dan terus mempresure agar kasus ini cepat di buka dan widya murad selaku ketua kwartir pramuka maluku dapat di periksa guna di mintai keterangan, agar secepatnya mendapat titik terang akan benarnya kasus tersebut secara transparan dan akuntabel
Selain membahas kasus yang di duga melibatkan anggota DPR RI widya,tapi dalam pertemuan audiensi PMII Dan PERMAHI juga menekankan pentingnya langkah cepat polda maluku dalam penanganan Kondisi kambtimas di Maluku.
Menekankan pentingnya Pencegahan dini dengan peran semua Pihak terutama pihak kepolisian.
Dengan beberpa kejadian sosial di maluku banyak muncul peroslaan darianak muda, ini mestinya mejadi acuan agar Kepolisian secara kelembaagn harus terus menjaga dan membangun agenda agenda yang bersentuhan lansung dengn kepentingn kepemudaan di tempat tempat yang di anggap Rawan konflik dan anak muda bisa menjadi solusi pencegaan dini dalam penanganan konflik di maluku.(red)







