INFOMALUKUNEWS.COM,PIRU, SBB,- Dalam menghadapi Momen Pilkada Serempak, saat apel pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati SBB, Pj. Bupati, Jais Elly menyampaikan bahwa ASN harus Netral dalam memasuki Pilkada SBB, selain itu dirinya juga meminta untuk profesionallisme ASN harus ditingkatkan, serta Program Peningkatan kapaseitas ASN melalui Pendidikan S2 sesuai dengan program Pj. Bupati yaitu Peningkatan Pendidikan ASN S1 ke ASN S2.(02/09/2024).
Yang Pertama, Saya sangat menekankan agar ASN Bersikap netral dalam memasuki Pemilihan Kepala Daerah, jangan ada ASN Terlibat yang terlibat dalam politik praktisi.
Yang yang kedua saya sangat bangga kalau tenaga Honorer dan ASN dapat menunjukan disipli dan etos kerja yang baik. Karena untuk tiga bulan kemarin, dalam tugas saya sebagai Pj. Bupati Kab. Seram Bagian Barat, lebih banyak dilapangan, untuk triwulan berikut saya akan ada di kantor Bupati untuk melakukan pembenahan dan penataan birokrasi
Yang ketiga adalah menyangkut dengan bendahara kita akan evaluasi karena, sumbatan dari pada proses pembayaran gaji honorer dan ASN yang setiap bulan selalu terlambat, kenapa demikian?.
Setelah saya cek di lapangan ternyata kelemahannya ada di bandara, dan setelah dicek di bagian keuangan tidak ada masalah, ada duitnya kecuali tidak ada duitnya, kalau ditunda-tunda 3 bulan baru dibayarkan, maka akan ada masalah.
Mata rantainya harus diputus, siapa yang menyumbat mata rantai itu saya akan ganti, kalau bandaranya bermasalah untuk menghambat pembayaran gaji yang kita sudah sampaikan paling lambat tanggal 10 bulan berjalan tetapi dia tidak melakukan itu berarti memang harus diganti dengan orang yang lebih baik. Harus di evaluasi supaya ada penyegaran, Apalagi rata-rata kita punya bandara yang belum bersertifikat dari kementerian keuangan.
Terkait dengan sertifikat bendahara saya sedang berfikir bagaimana supaya mereka ini di bimtek, ikut ujian secara online supaya mereka punya sertifikat atau lisensial.
Yang Ke Empat, Sesuai dengan program saya pada saat menjabat di sebagai Pj.Bupati maka akan ada 11 Pegawai ASN Strata Satu di 11 Kecamatan untuk mengikuti Program S2 di Universitas Pattimura, dengan bidang-bidang ilmu yang bermanfaat untuk pemerintah daerah.
“Tadi saya sampaikan bahwa hari ini sampai besok saya akan masukkan nama – nama ASN tersebut karena memang sudah terlambat.
Karena SBB ini dibangun dengan 11 kacamatan bukan dua bukan tiga bukan lima atau enam Kecamatan tapi dengan 11 kacamata harus ada putera putri Kecamatan yang diajukan dalam kloter pertama tugas belajar S2 dalam langkah peningkatan kualitas sdm di Kabupaten SBB”. Tutupnya.(IM.KR).







