Infomalukunews.com,- Bupati Halmahera Utara, Frans Maneri Halau Masa Aksi Demonstrasi yang tergabung Dalam Organisasi Mahasiswa GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia menggunakan Parang.(01/06/2024).
Tindakan Ala Preman tanah abang ini dilakukan dengan alasan melindungi tamu yang di undang untuk merayakan Hari Ulang tahun Kabupaten Halut Provinsi Maluku Utara.
Dengan menggunakan Parang panjang Sang Bupati mengejar Peserta Aksi dari kediamannya hingga lari berhamburan, peserta aksi ini sebelumnya telah melakukan demonstrasi di kantor DPRD dan Kantor Keuangan Kabupaten Halmahera Utara.
Klarifikasi yang disampaikan oleh Frans Maneri melalui Rekaman Videonya, menyampaikan bahwa aksi demo yang di lakukan oleh Para mahasiswa ini sebelumnya telah di lakukan oleh kantor DPRD dan telah di terima oleh DPRD Halteng sekitar jam 11.00.Wit, selanjudnya para Demonstran ini melanjutkan aksinya di Kantor Keuangan dan sempat melakukan pengrusakan beberapa barang di Kantor tersebut.
Tidak puas sampai disitu para demonstran ini menuju ke kediaman Frans untuk berorasi menolak Kehadiran Mongol Salah satu Artis Nasional Stan Up Komedi yang datang bersama Undangan lainnya untuk memeriahkan resepsi ulang tahun Kota Halut, dengan alasan bahwa Keuangan daerah yang defisit dan merupakan sebuah pemborosan.
Aksi nekat Bupati tersebut akhirnya viral di media sosial dan Grub – Grub WhatsApp dan mendapat berbagai tantangan dari Publik.(IM.KR).







