Jumlah Anak Stunting di Ambon Menurun

- Publisher

Thursday, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

IM-Ambon;–Jumlah anak Stunting di kota Ambon tahun 2023 menurun. Yakni dari 509 orang di tahun 2022, hingga menyisakan 366 orang, berdasarkan data terbaru bulan Agustus tahun ini.

Hal ini disampaikan Penjabat Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena di sela-sela kegiatan Penguatan Kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Mitra Kerja di Kota Ambon yang dihadiri Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN RI, Tavip Agus Rayanto, Rabu (27/9) di Negeri Batu Merah.

Diungkapkan Wattimena, meski terjadi penurunan, namun tidak signifikan. Sebab, Kota Ambon adalah kota yang terbuka, dan menjadi tujuan bagi pendatang dari daerah lain, yang turut berdampak pada permasalahan sosial yang menjadi beban kota ini, seperti Kemiskinan dan Stunting.

“Anak yang memiliki status Stunting ini kebanyakan pendatang, bukan penduduk asli kota Ambon, ini menjadi masalah kita di kota Ambon,” lanjutnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama TP – PKK telah melakukan berbagai upaya penurunan Stunting melalui TPK, namun hal itu kurang maksimal.

“Saya telah turun ke 200 Posyandu yang ada di kota Ambon dan permasalahan yang ditemui masih sangat banyak, artinya pendampingan itu belum maksimal,” akuinya.

Untuk itu, agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, tambah Wattimena, TPK Perlu diberikan penguatan kapasitas sebagaimana yang dilaksanakan hari ini.

Hal tersebut bertujuan agar TPK dapat memberikan edukasi melalui penyuluhan guna menumbuhkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap Stunting.

“Penguatan Kapasitas dirasakan sangat penting dan startegis sebagai Upaya kita bersama untuk penanganan Stunting, sehingga diharapkan melalui kegiatan ini TPK dapat memiliki kemampuan menjalankan tugas yang diemban,” pungkas Wattimena.(IM-03)

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru