IM-Jakarta;- Pj Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Andi Chandra As”aduddin, merencanakan untuk menata ulang kinerja Satpol PP dilingkup Pemda SBB. Ketua Majelis Keadilan Rakyat (MAKAR), Rimbo Bugis mengatakan kalau kesalahanya ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
“Satpol PP harus marah ke DPRD, karna yang mengusungnya kembali untuk jadi Pj Bupati itu Dewan, dan setelah jadi Pj bupati para anggota dewan satu pun tidak mampu mengevaluasinya akibat ia berkuasa sesuka hatinya di kabupaten tanpa mempertimbagan pendekatan sosial masyarakat malah pendekatan mileter yang dia kalukan di Pemda SBB” tambah Rimbo yang juga ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Ia menambahkan kalau Pj Bupati, Andi Chandra As”Aduddin selalu mengunakan kata Profesional, Disiplin sebagai alasan untuk menjalankan pemerintahanya. Tapi profesional dan disiplin yang ia laksanakan itu salah tempat dan salah pendekatanya. Profesional sebagai pemimpin masyarakat itu harus ada pendekatan Sosial politik juga buakan profesional tanpa perasaan dan disiplin tanpa memikirnan yang lain.
“Kita sebagai pemimpin jangan dong mementingkan kekuasaan dan diri kita sendiri, pikir juga rakyat yang mau kita rumahkan ini. Kalau dia di rumahkan mau makan apa? anak dan keluarganya, bagimana kalau itu adalah satu-satuanya sumber penghasilanya terus kita putus.”tambah Rimbo
Ia menambahkan kalau Negara ini hadir untuk membuat yang susah menjadi sejaterah, bukan untuk yang berkuasa menindas yang tidak berkuasa, Salus Populi Suprema Lex Esto jadi keselamatan rakyat itu paling penting bukan keselamatan daerah atau pemerintahan. Percuma daerah kaya rakaya, pemerintahan maju tapi kalau rakyat menderita buat apa itu semua.
“Jadi ini suda mendesak, dewan harus bersuara, keluar dan berteriak jangan lagi ada semacam praktek militeristik di daerah kami, kabupaten kami bukan tempat bereksperimen kekuasaan yang mengunakan pendekatan milter. Kami orang yang penuh dengan rasa hormat yang tinggih, adat dan budaya orang SBB itu laeng sayang laeng. Jangan anda membawa kepentingan pribadi dan tempat memcari karir di kabupaten kami” tambah Rimbo
Ia berharap kepada Satpol PP itu bersatu, apabila satu di rumahkan semua di Rumahkan dan ia siap memimpin perlawanan untuk duduki kantor Bupati dan DPRD untuk memaksa Pj Bupati SBB, Andi Chandra AS”Aduddin untuk cabut angkat kaki dari kabupaten Saka Mese Nusa tersebut apabila ada honorer yang di rumahkan.
Kata Rimbo,Perlu dipertanyakan Pj Bupati bolak balik jakarta itu ,menghasilkan apa saja untuk daerah?atau hanya untuk menghabiskan uang daerah?..(IM-03)







