SKB Kota Ambon Kini Jadi Pilihan Masyarakat Kota Ambon

- Publisher

Wednesday, 16 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-AMBON; -Animo masyarakat memasuki pendidikan non formal ternyata cukup tinggi. Sebut saja, SKB kota Ambon yang beralamat di belakang soya (Belso) masyarakat yang pernah putus sekolah di tingkat SD, SMP maupun SMA punya kesempatan mendapatkan pendidikan yang setara sekolah umum.

SKB kota Amobon merupakan Unit Pendidikan Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon. Sehingga animo masyarakat mendapatkan pendidikan non formal di SKB tersebut cukup tinggi.

Buktinya SKB kota Ambon telah merekrut banyak “warga belajar” dari berbagai jenjang pendidikan. Asal punya ijazah SD, maka pendaftar dapat melanjutkan pendidikan di SKB tersebut.

“Jadi ijazah sesuai jenjang pendidikan, yang penting ada akte kelahiran yaitu paket A dengan kartu keluarga. Kalau paket B dengan ijazah SD, terus kalau sudah punya KTP maka dapat diikutsertakan ke paket C,” jelas Ny Helena Beresaby kepada infomalukunews.com Rabu (16/08/2023).

Dia menambahkan, para pendaftar di S kota Ambon lebih banyak dari Kota Ambon dan sekitarnya. Sedangkan dari pulau Seram seperti Kabupaten SBB hanya masih tanya-tanya untuk lebih mengetahui SKB yang dipimpinnya.

Hal itu mungkin dikarenakan belum adanya jalur pendidikan non formal di daerah-daerah tersebut. “Tapi setiap hari rata-rata yang datang daftar antara 5 sampai 6 orang,” terang Helena.

Menurut Helena, pihaknya difasilitasi Dinas Pendidikan Kota Ambon, berdasarkan SK Kementerian Pendidikan dah Kebudayaan. Dengan begitu Dinas Pendidikan Kota memfasilitasi seluruh kebutuhan pembelajaran di SKB tersebut.

“Untuk bantuan pembelajaran memang belum ada, tapi kita dapat Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Kesetaraan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” jelas Kepala SKB Belso itu.

Ditambahkan, sejak tahun 2016 berdasarkan Permendikbud No. 14 tahun 2016 tentang SKB peralihan dari UKG menjadi acuan tentang pendidikan maka kondisi pendidikan di Indonesia sudah berubah jadi lebih kualitas.

Apalagi UKG bertujuan memperkuat peran guru dalam pendidikan melalui pemetaan tingkat kompetensi guru. Seperti kompetensi pedagogik dan profesional, kemudian membina dan mengembangkan profesi guru sebagai upaya menindaklanjuti pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).

Sehingga dunia pendidikan tidak lagi pakai istilah Persamaan lagi, tetapi Kesetaraan. “Jadi setara paket A, setara paket B setara paket C, setara SMP, setara SMA,” jelas Kepala SKB Belso ini.

Dengan begitu, menurutnya, perlakuan dalam proses pembelajaran maupun nilai-nilai yang diberikan oleh guru telah disetarakan dengan pendidikan formal. “Iya, sudah setara,” akuinya.

Walau sudah setara, ungkap Helena Beresaby, sesuai keinginan Kementerian Pendidikan Nasional, yang paling diutamakan di SKB adalah ketrampilan.

“Jadi ketrampilan mendapat porsi 75 persen, ya lebih dikhususkan lah,” jelas Helena. ( IM-03)

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 523 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru