IM-DPRD SBB:— Kondisi Kab. Seram Bagian Barat,(SBB) semakin mencekam, Kondisi keuangan Sepertinya Semakin terpuruk.(29/05/2023).
Sepertinya Pengaruh PMK 212 ( Wiru Sableng) atau penyebab Disclaimer berdasarkan hasil LHP 2022.
Hal ini juga berdampak di DPRD Kab. SBB, yang mana saat minum teh pagi Beberapa Anggota Dewan yang harus Minum teh tanpa gula, alasanya gula habis, saat awak media infomalukunews.com mengecek ke Pentri ternyata gula sudah habis, Beberapa pegawai honorium yang bertugas di pentri menyampaikan bahwa “Gula sudah habis pak”, ucap Salah satu pegawsi honor singkat.
Saat di mintai komentar kepada beberapa Anggota DPRD, Kab. SBB yang sedang Duduk menikmati kopi dan teh tanpa gula dan beberapa butir roti goreng dan kue Pao ( bak pao ) mereka menyampaikan bahwa ” ale lia ( kamu lihat ) sendiri saja Kondisi saat ini seperti ini”. Ucap Salah Satu Anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan.
Jangankan itu yang lucunya Anggaran BBM dan Oprerasional Kendaraan DPRD yang belum di cairkan untuk tahun anggaran 2022 kemarin saja, menjadi temuan BPK, inikan lucu, Kami harus meninggalkan kendaraan Dinas dan pakai sepeda motor, agar menghemat biaya operasional demi berkantor. Lanjutnya.
Kondisi ini apabila tidak segera di perhatikan maka tidak dapat di bayangkan seperti apa Kabupaten ini ke depan.
Kondisi Ekonomi masyarakat morat marit, lonjakan harga Beras tidak terkendali, daya beli masyarakat berkurang, bahkan para honorer di beberapa OPD sudah memasuki 5 (lima) bulan belum di Bayarkan.
Pemerintah Daerah jangan tinggal diam dengan persoalan ini, kalau di sampai di diamkan maka bisa di pastikan Daerah ini akan Bangkrut. (IM.KR).







