IM — Ambon.’ — Sales Branch Manager Pertamina Maluku, Yunus Muharrahman mengakui bahwa Pertamina tidak menjual BBM jenis Pertalite pada hari Minggu di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ambon.
Selaku Manager Pertamina Maluku Yunus Mengatakan “Pertamax day itu biasa dilakukan. Itu program-program lokal kok. Tetapi kalau ternyata dilihat kebutuhannya tinggi untuk Pertalite, kita akan balik lagi saja. Tidak usah khawatir,” ucap Yunus kepada media ini, Kamis (7/4).
Selain itu, kata Yunus, terlepas dari itu, untuk program usaha, atau Pertashop, masih bergerak dengan menjual Pertamax dan dexlite saja.
“Karena Pertalite tidak dijual setiap hari Minggu di SPBU adalah keputusan dari Pertamina sendiri untuk mempromosikan Pertamax di beberapa wilayah, dengan sebutan “Pertamax day” atau “Pertamax hour”.
Jadi Pertashop hanya menjual Pertamax dan Dexlite. Karena itu aturan langsung dari pusat, jelasnya Yunus”.
Hal ini berkaitan dengan keluhan ratusan Supir angkot jalur Passo dan lainya yang menyebut Pertalite langka di Ambon.
Kebijakan Ini diprotes karena para supir angkot tetap mencari penumpang pada Minggu, pungkasnya.
Yunus juga katakan bahwa, Pertalite masih tetap tersedia di semua SPBU. Ini lebih kepada pengawasan masing – masing saja. Karena tanggungjawab pengawasan bukan hanya di Pertamina tapi di seluruh pihak.
Ia mengaku untuk stok Pertalite selalu ada di setiap SPBU di Kota Ambon.
Selain itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafri Taihuttu, usai rapat bersama pihak Pertamina di ruang paripurna DPRD Ambon, Selasa (5/4),
“Ia Mengatakan mendukung hal itu untuk ada Pertalite day karena banyak imigrasi dari Pertamax dan Pertalite itu. Selain harus ada ide dari Pertamina buat Pertamax day, bisa tidak untuk Pertalite day, dan atau penambahan kuota untuk Pertalite itu ditambah,” pungkasnya.( IM03)






