Waoo, Oknum Anggota DPRD Berinisial LSD Aru Diduga Hamili Selingkuhannya, Korban Berharap Ada Sanski Berat Dari PKB Maluku dan DPP.

- Publisher

Monday, 27 June 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dobo Info Maluku: Oknum anggota DPRD Kepulauan Aru asal Partai PKB diduga selingkuh dengan salah satu wanita asal Makasar (Sulawesi) Hingga Hamil Empat Bulan.

Perselingkuhan oknum anggota DPRD ini terungkap berdasarkan pengakuan salah seorang Wanita Asal Makasar sebut saja Bunga kepada Wartawan di Dobo.

Sebut saja, hasil hubungan gelap kedua insan ini, Bunga pun meminta pertanggungjawaban oknum pejabat itu untuk menikahinya, namun sang Politisi Partai PKB ini hanya mengumbar janji untuk menikahi Bunga tetapi janji tersebut hanya isapan jempol semata.

Sehingga si Bunga berharap persoalannya ini segera ditindak lanjuti oleh pengurus partai PKB baik di Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, karena tindakan yang di lakukan oknum anggota DPRD asal partai PKB ini jelas-jelas mencoreng nama baik organisasi tersebut yang kini telah memiliki 4 kursi di parlemen khususnya di Kabupaten Kepulauan Aru

perlu di ketahui publik, Perut Bunga semakin hari semakin bertambah besar membuat keluarga bunga akhirnya menyetujui untuk kedua insan itu menikah, kendatipun awal perselingkuhan mereka tidak diketahui oleh istri sah sang pejabat (oknum Anggota DPRD) itu maupun keluarga Bunga

Awal Kronologisnya:
Bunga (korban) melalui telepon selulernya Minggu (26/06) menjelaskan bahwa, hubungan antara Bunga dan oknum anggota DPRD ini, berawal sejak bulan Juni 2020 lalu, dimana oknum pejabat ini saling chatingan melalui akun whatsaap (WA) dengan Bunga untuk curhatan terkait hubungan rumah tangganya yang sering terjadi cekcok, kemudian retak karena istrinya sering keluar dari rumah bahkan hampir cerai, namun selang beberapa hari kemudian rumah tangga pejabat itu kembali membaik (akur) , dari situlah pejabat itu hilang kontak dengan Bunga. Tetapi menjelang 1 bulan kemudian, sang pejabat ini kembali menghubungi Bunga

” Awalnya hubungan kita itu, dimulai sejak tahun 2020 sekitar bulan Juni, jadi saya di situ hanya sebagai teman curhat. Jadi dia curhat ke saya terkait hubungan rumah tangganya yang hampir retak, kemudian istrinya sering kuar dari rumah bahkan hampir cerai. Setelah itu, kami sudah tidak berhubungan lagi, tapi entah kenapa dia kembali menghubungi saya.” Tutur Bunga

Tak puas curhat melalui medsos, sang pejabat pun mengajak Bunga untuk bertemu di Caffe Gospel depan bandara Rar Gwamar Dobo. Dari pertemuan itu kedua insan ini akhirnya menjalin hubungan asmara tanpa di ketahui oleh keluarga Bunga maupun istri sah dari pejabat itu.

Seiring perjalanan hubungan asmara mereka, oknum anggota DPRD ini mulai mengajak Bunga untuk berangkat ke kota Ambon saat melakukan tugas perjalanan dinas untuk pertama kalinya pada tahun 2020

” Jadi kita sempat hilang kontak, setelah pertemuan di caffe itu, namun menjelang 1 bulan kemudian dia kembali menghubungi saya, dari situ dia mengajak saya untuk ketemu di Caffe Gospel dan akhirnya kamu pacaran. Seiring perjalanan hubungan kami secara sembunyi- sembunyi, dia mulai mengajak saya untuk berangkat ke Ambon saat perjalanan dinas pertama kali ” Ujar Bunga

Tak hanya melakukan perjalan dinas di kota Ambon, kata Bunga bahwa pada bulan April dan Desember 2021, oknum anggota DPRD ini kembali melakukan perjalanan dinas ke Jakarta bersama Bunga.

Lantaran sering berangkat bersama layaknya suami istri yang sah, akhirnya Bunga pun hamil. Denga adanya kehamilan itu, sang Politisi ini berjanji di hadapan Bunga bahkan keluarga besarnya untuk menikahi Bunga di Makasar, namun hingga saat ini janji tinggal janji, parlente jalan terus alias tipu.
Lantaran menipu Bunga dan keluarganya, sang pejabat ini hilang kontak dan tidak lagi menghubungi Bunga.
Terhadap persoalan ini, Bunga bersama kuasa hukumnya bahkan keluarga telah mengambil langka hukum untuk melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib. (Tim)

Berita Terkait

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Berita ini 630 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Berita Terbaru

Daerah

Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah

Thursday, 11 Jun 2026 - 10:07 WIT