Infomalukunews.com,Dobo– Mengawali kerjanya sebagai Bupati kepualaun Aru dalam mempercepat kinerja mereka dalam 100 hari, Bupati imotius Kaidel dan Wakil Bupati Mohamad Djumpa melakukan rapat bersama Tim Anggaran di ruangan rapat bupati pada 3 Maret 2025.
Kepada media ini di ruang kerjanya, Kaidel mengungkapkan, dihari pertama yang dilakukan adalah memulai dibenahi pertama keuangan daerah, sebagai langkah awal menjalankan sebuah pemerintahan.
Selanjutnya, dirnya meminta agar pembayaran gaji ASN tidak ada terlambat terus, maksimal setiap tanggal 1 bulan berjalan gaji sudah masuk di rekening masing-masing ASN, dan pembayaran akan di atur dengan mekanisme 1 pintu.
Selanjutnya kata Bupati Kaidel, belanja-belanja yang tidak terbayarkan selama ini juga akan di lihat.
“Jadi hal-hal yang menyangkut keuangan daerah harus dibenahi dulu, lalu sudah presentasikan semua tentang APBD 2025, karena APBD dibahas oleh pemerintahan sebelumnya sehingga ada yang tidak sesuai, nah untuk APBD Peruhaban, yang biasanya dibahas bulan September, kita akan percepat pada Bulan Mei APBD Perubahan sudah bisa disahkan. karena harus sesuaikan dengan belanja untuk mendukung visi dan misi maupun program kita” tegas Kaidel di ruangan bupati.
Ditambahkan, program nya akan cepat direalisasikan jika di kerjakan dengan baik oleh pimpinan OPD
Selanjutnya kata Kaidel, dirnya juga telah rapat dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), apalagi dalam dalam bulan puasa dan juga masuk di lebaran, maka ketersediaan pangan harus tercukupi dimasyarakat.
Mulai besok (hari ini) kita akan pantau harga barang sehingga jangan terlalu memberatka masyarakat,
Selain kebutuhan masyarakat soal pangan, hari ini tetapi juga bahan bakar (BBM) dalam minggu ini harus cepat di atasi termasuk antrean panjang pembelian BBM kalau bisa sudah tidak ada lagi antrean panjang dengan meminta SPBU buka sampai jam 12 malam, bila ada lagi permintaan maka harus buka 24 jam. Pinta Bupati.
“Tidak ada lagi antrean BBM, untuk melayani masyarakat SPBU haru dibuka sampai jam 12 malam, sehingga masyarakat pengguna kendaraan dan juga hak hak nelayan dapat terpenuhi
Untuk realisasi hal tersebut, Kaidel direncanakan hari ini akan pertemuan dengan pihak Pertamina,
Selain pertamina, Pemerintah Daerah direncanakan rapat dengan pihak Tol Laut terkait dengan harga kontener yang begitu mahal mengakibatkan harga barang yang cukup tinggi
“pelabuhan tidak boleh tidur harus sibuk melakukan aktivitas bongkar muat untuk pelayan ekonomi masyarakat Aru”.
Bupati Tegaskan terkait kinerjanya para OPD akan dievaluasi setiap hari dan setiap Minggu jika tidak ada progres maka di ganti.
Selanjutnya, terkait Pandopo Bupati yang rusak berat, maka direncanakan dalam tiga bulan akan direnovasi sehingga bisa ditempati. Juga kantor bupati yang sudah tidak layak juga akan direnovasi kembali.
Terkait postur APBD selama ini ,maka dirinya sementara meminta untuk BPK mengaudit semua kinerja keuangan OPD sehingga dalam pemerintahannya tidak ada lagi persoalan seperti pada pemerintahan sebelumnya.
Masih kata Bupati, dirinya juga akan melakukan pertemuan dengan pihak PLN agar seluruh lampu -lampu jalan harus difungsikan.
Perlu diketahui bersama bahwa pada hari pertama kerja bupati Aru, selain melakukan pertemuan dengan Tim Anggaran, Tim pengendalian Inflasi, juga melakukan Rapat Dengan Kementerian Kesehatan terkait perkembangan Rumah Sakit Umum Cendrawasih Dobo.(IM-DW)







