Sejumlah Kasus Korupsi di SBB Jalan Ditempat, Praktisi Hukum Desak Kejagung copot Kajari

- Publisher

Thursday, 12 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon – Penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) oleh Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat menuai sorotan. Sejak Januari hingga Desember 2025 hingga memasuki tahun 2026, sejumlah laporan masyarakat dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Praktisi hukum Marsel Maspaitela, SH, kepada media ini, kamis (12/3/26) mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera mengevaluasi bahkan mencopot Anto Widi Nugroho, S.H., M.H., dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat.

Menurut Marsel, hingga saat ini berbagai laporan masyarakat terkait dugaan kasus korupsi masih berada pada tahap penyelidikan tanpa kejelasan perkembangan.

“Sejumlah laporan masyarakat sejak tahun 2025 sampai sekarang memasuki 2026 masih berada pada tahap penyelidikan dan belum menunjukkan progres berarti,” ujar Marsel.

Ia menyebutkan beberapa kasus yang menjadi sorotan publik di antaranya dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Tahalupu, perjalanan dinas DPRD, KUR BRI, pembangunan Masjid Nurul Yasin Piru, serta dugaan penyalahgunaan ADD Desa Lokki dan ADD Desa Hatunuru.

Marsel menilai lambannya penanganan kasus-kasus tersebut dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di daerah.

Karena itu, ia meminta Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pimpinan Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, agar penanganan perkara dugaan korupsi dapat berjalan transparan, profesional, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Penegakan hukum harus memberi kepastian. Jika laporan masyarakat sudah lama namun tidak ada perkembangan, tentu publik akan mempertanyakan komitmen pemberantasan korupsi,” tegasnya.(IM-03)

Berita Terkait

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali
Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat
Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU
Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori
Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV
Aksi Cepat Sang Jenderal Petarung, Redam Bentrokan Lisabata–Patahuwe di SBB
BNI Ambon Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, Fokus Tingkatkan Kapasitas UMKM
Polda Maluku Perkuat Sispam Kota, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kontinjensi
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 19:36 WIT

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali

Tuesday, 15 September 2026 - 13:00 WIT

Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat

Tuesday, 15 September 2026 - 08:40 WIT

Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU

Tuesday, 15 September 2026 - 08:25 WIT

Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIT

Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV

Berita Terbaru