INFOMALUKUNEWS, AMBON – BBM subsidi, seperti Pertalite dan Bio Solar, tidak boleh diperjualbelikan dengan alasan apapun.
Penyimpangan atau penyelewengan BBM subsidi dapat dikenakan sanksi pidana.
Hal ini di lakukan Salah satu Warga Kota Ambon, yang menjual minyak subsidi jenis Biosolar ke kapal angkut barang di pelabuan rakyat pantai Losari dengan jumlah yang begitu Banyak, perlu di pertanyakan dengan jumlah satu ton lebih ini dirinya mendapatkan BBM bersubsidi dari mana. Minggu, (08/12/2024).
Pasalnya Bahan Bakar Minyak (BBM), yang seharusnya di peruntukan kepada masyarakat kini sengaja di perdagangkan untuk mencari keuntungan Pribadi.
Penyimpangan dan penyelewengan ini terjadi pada malam hari, mereka menggunakan long bood/spied Bood mendekat ke kapal menggunakan jergen besar lalu di angkut masuk ke dalam kapal, Kepada Media, Kepten Kapal, Bapak Yani saat di jumpai untuk memastikan minyak jenis apa yang di perjual belikan.dirinya membenarkan minyak tersebut adalah BBM Jenis Biosolar.
“Itu solar, bukan minyak tanah, kami beli dari bapak Aji, dengan harga perdrum Rp. 1.900.000, saat ini yang di bawakannya untuk jual ke kami, sekitar 8 drum, kurang lebih mendekati 2 ton”, jelasnya.
biosolar termasuk minyak subsidi. BBM subsidi adalah bahan bakar minyak yang diberikan subsidi oleh pemerintah dengan menggunakan dana APBN. BBM subsidi memiliki jumlah yang terbatas, harganya ditetapkan pemerintah, dan hanya diperuntukkan bagi konsumen tertentu.
Namun, saat ini, BBM jenis tersebut, di perdagangkan dengan bebas di pelabuhan Rakyat pantai losari Kota Ambon tanpa ada intervensi sedikitpun.
Dikethuai, Haraga Biosolar saat ini adalah Rp. 6.800 (enam ribu delapan Ratus Rupiah), namun yang di lakukan Aji ini, menjual seharga Rp. 9500 perliter.
Dari pantau media di pelabuan Rakyat Pantai Losari, penyelundupan Bahan bakar minyak jenis solar dan minyak tanah ini sering kali di lakukan dan sengaja di lakukan untuk meraih keuntungan yang berlipat ganda untuk dijual dengan harga yang tinggi.
Ironisnya, fungsi pengawasan pelabuan dan pihak aparat yang mendirikan pos disana Tidak melakukan penindakan atau pencegahan atas penyelewenagan BBM bersubsidi yang di lakukan Aji.
Untuk di ketahui, Masyarakat yang berhak membeli BBM subsidi adalah masyarakat yang termasuk dalam kategori berpenghasilan ekonomi rendah.
Untuk mendapatkan izin usaha jual beli BBM, seharusnya perlu memenuhi beberapa syarat, seperti: Memiliki NIB, Memiliki sertifikat standar, Memiliki izin usaha niaga minyak dan gas bumi (“IUNMG”) dengan jenis kegiatan niaga umum BBM. (IM-ABI)