IM –Ambon.’-Penyebaran virus covid-19 varian omicron terus meluas di indonesia lebih khususnya di Kota Ambon hal ini membuat kurangnya pencagahan oleh tim gugus tugas covid -19 Kota Ambon.
Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Ambon Morits Tamaela mengatakan Pemkot Ambon dalam hal ini Tim Satgas Gugus Tugas Kota Ambon lemah dalam penanganan penyebaran varian omicron covid -19, tidak seperti penanganan varian covid -19 sebelumnya, ujar Tamaela dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan Kota Ambon, Jumat (11/2).
Kata Tamaela, tidak ada langka yang begitu ekstra dari Pemkot Ambon seperti sebelumnya, karena ini biasa -biasa saja
Kolaborasinya pada gugus kalau Dinas Kesehatan dari segih pemanganan dan pencegahan tapi yang membuat regulasi untuk penanganan konfrensif akan pada gugus
“Kita lihat kurang serius, tidak ada kordinasi tingkat Desa, Kelurahan dan Negeri dan itu biasa -biasa saja dan ini sangat berbahaya bagi warga di Kota Ambon”.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan Satuan Gugus Tugas covid -19 Dinas Kesehatan Kota Ambon tugas dan fungsi cuma ada tiga, testing sebanyak mungkin, tracking kemudian treatment semua suda di lakukan oleh gugus tugas Dinas Kesehatan.
Bayangkan kalau tidak testing dan tracking diam -diam satu kali meledak semua sakit, rumah sakit tidak tertampung petugas bisa oulaps
Suda 1.93 kasus dan pasien 120 di rumah sakit, 35 di isolasi terpusat, sisanya isolasi mandiri. Yang terpusat tidak ada gejala, dia ringan atau komorbid atau lansia yang di isolasi terpusat
Pasien di rawat di semua rumah sakit di Kota Ambon yakni RS Leimena, RS Latumeten, RS Haulusy, RS Angkatan Laut dan RS Bayangkara kecuali Rumah RSKD yang nanti rawat pasien jiwa yang positif tapi tidak ada
Untuk di ketahui obat untuk pasien itu sampai bulan april dan untuk vaksin cukup.(red)






