IM — PIRU.’ — Ketua DPD Gerakan Pemuda Islam Indonesia Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Darto Albana menyampaikan bahwa, terkait dengan rencana organisasi Konsursium Nusa Ina SBB yang akan melakukan demo besar – besaran.
Saya sangat menyayangkan sikap dan langka yang di ambel oleh ketua lembaga consersium nusa ina SBB yang akan melakukan demonstrasi besar – besaran di Kota Piru yang direncakan pada Sabtu (7/1) yang bertepatan dengan hari ulan tahun Kabupaten SBB yang ke-19 sangat mencederai nama baik CNI SBB, ujar Darto Albani.
Padahal CNI SBB merupakan organiasi yang kami sangat hormati dan dihargai karena organisasi pencetus dan pejuang pemekaran Kabupaten SBB terpisah dari Kabupaten Muluku.
CIN SBB di pimpin oleh Bapak Yakubis Putelehalat.
Menurutnya, seharusnya CNI SBB sebagai organisasi besar yang di Dalamnya bernaung tokoh – tokoh senior SBB dan para intelektual yang mendepankan pendekatan – pendekatan persuasip dan dialogis yang lebih bermanfaat bagi daerah SBB.
Menurut ketua CNI SBB, Bapak Etos Riry bahwa daerah SBB dalam kondisi terburuk dan penjabat Bupati SBB di anggap gagal.
Maka menurut kami mestinya CNI SBB melakukan pendekatan – pendekatan diologis serta klarifikasi kepada pemerintah Kabupaten SBB maupun lewat DPRD SBB, sehingga bisa mengkritisi secara baik serta memberikan solusi demi kemajuan daerah.
Biarlah wilayah demo – demo atau unjuk rasa itu menjadi aktivis maupun OKP – OKP seperti kami GPII, sehingga nama baik consursium nusa ina SBB tetap di hormati
Kepada Kapores SBB, kami minta untuk tidak memberikan ijin renca aksi oleh CNI SBB karena akan mencederai atau menggangu proses pelaksanaan hari ulan tahun Kabupaten SBB yang ke-19, pungkasnya.(IM-03)




