PWPM Minta Ketegasan Kapolda Maluku

- Publisher

Sunday, 30 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM –Ambon;- ​​Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku mendesak Polda Maluku melakukan proses hukum atas insiden penembakan warga di Gunung Botak (GB).

Desakan itu disampaikan Ketua Bidang Advokasi dan Hukum PWPM Maluku, Gafur Retoob kepada media ini. Sabtu (29/01) malam.

Retob melalui rilisnya mengakui, terhentak dengan penembakan berujung tewasnya warga Dusun Tanah Merah Desa Waetina Kecamatan Waelata Kabupaten Buru hari ini.

Dirinya mengingatkan, bahwa proses tambang gunung botak masih menyisakan berbagai masalah dari bentuk ijin dan pengaturan lainnya.

Terlebih dengan adanya kondisi masuknya corporasi/perusahaan tanpa ijin dalam mengeruk potensi emas dengan menggunakan sianida dan zat terlarang lainya.

“Kuat dugaan tambang di lokasi penembakan brutal ini sengaja dibiarkan seperti, tanpa ada kejelasan status ijinya. Artinya statusnya masi abu-abu,” ungkapnya.

Dirinya mengendus, gunung botak saat ini menjadi sarang mafia, dan mirisnya lagi ada pembiaran negara, negara sama sekali tidak hadir dalam suasana kebatinan apa yang menjadi harapan publik terutama masyarakat hukum adat pulau buru, dalam hal ini pemilik sah lahan tersebut.

“Kami tegaskan kembali bahwa negara harus hadir ditengah kemelut persoalan legalitas tambang hari ini. Persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.”

“Kami mendesak Kapolda Maluku juga bersikap tegas terhadap oknum Polisi yang menembak mati penambang, fungsi Polisi untuk mengawal Kamtibmas patut dipertanyakan. Protap polisi sama sekali tidak dijalankan, mestinya ada tembakan peringatan, atau tembakan untuk melumpuhkan yang bersangkutan, menembak mati adalah tindakan pelanggaran HAM. Ini mesti diusut tuntas,” tegas Retob

Mentahkan Visi Presisi Kapolri

Retob menegaskan, insiden penembakan itu sangat fatal dan tidak sedikitpun mencerminkan transformasi presisi Polri yang dicanangkan Kapolri.

“Kami mendesak Polda Maluku segera mengambil sikap tegas terhadap anggota yang sengaja menggunakan senjata api. Apalagi sampai menembak warga hingga tewas,” tegasnya lagi.

Retob mengingatkan, tahun 2022 Kapolri Sigit telah memerintahkan seluruh anggota Bhanyangkara untuk menatap dan menghadapi tahun 2022 dengan terus melakukan perbaikan pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

“Kejadian di Namlea hari ini tentu mencoreng visi besar Kapolri yakni Transformasi Polri yang Presisi, Mewujudkan Sosok Polisi yang Diharapkan dan Dicintai Masyarakat,” endusnya.

Pihaknya meminta anggota Polri yang menembak warga di Gunung botak diadili seadil-adilnya sesuai azas hukum yang berlaku.

“Kami juga minta transparansi Polda Maluku dalam menyelesaikan kasus ini,” (red)

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 209 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru

Daerah

, –

Sunday, 6 Sep 2026 - 14:37 WIT