Infomalukunews.com. Ambon–Paket proyek peningkatan jalan Piru–Loki seksi satu dan seksi dua yang dikerjakan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025 dipastikan telah selesai dikerjakan 100 persen.
Hal ini disampaikan Dewan Pimpinan Wilayah Maluku Forum Pemuda Anak Bangsa melalui Sekretaris Wilayah, Kaimudin Laitupa. Ia menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan proyek tersebut telah dilaksanakan sesuai kontrak dan ketentuan yang berlaku.
“Untuk diketahui publik Maluku bahwa pekerjaan proyek Piru–Loki seksi satu dan seksi dua yang dikerjakan melalui program Inpres Jalan Daerah tahun anggaran 2025 telah selesai dikerjakan 100 persen,” ujar Laitupa, dalam rilis yang diterima media ini Kamis (05/03/2026).
Selain itu, lanjutnya, terdapat pula paket proyek Loki–Iha Kulur yang juga merupakan bagian dari program Inpres Jalan Daerah dengan skema Multi Years Contract (MYC) untuk tahun 2025–2026, yang direncanakan selesai pada akhir tahun 2026.
Ia menambahkan bahwa seluruh paket proyek Inpres Jalan Daerah tersebut juga berada dalam pengawasan Program Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) oleh Kejaksaan Tinggi Maluku, sehingga pelaksanaannya dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta sesuai aturan yang berlaku.
“Kami menegaskan bahwa semua dugaan yang diberitakan oleh kelompok LSM tidak benar dan tidak memiliki dasar yang jelas,” tegasnya.
Menurut Laitupa, apabila pihak LSM membutuhkan data atau ingin melakukan perbandingan data, sebaiknya terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku.
Ia menyebutkan bahwa BPJN Maluku melalui Satuan Kerja Wilayah I dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selalu terbuka terhadap proses konfirmasi.
“Prinsipnya BPJN Maluku selalu transparan dan terbuka jika ada pihak yang ingin melakukan konfirmasi. Jika mereka tidak berada di kantor karena sedang berada di lokasi proyek, maka teman-teman LSM dapat menghubungi melalui humas BPJN Maluku,” jelasnya.
Laitupa juga menilai bahwa seluruh paket proyek tersebut telah dikerjakan sesuai aturan. Ia menambahkan bahwa Kepala Satker Wilayah I BPJN Maluku, Abdul Hamid Payapo, yang merupakan putra daerah Maluku, tentunya bekerja dengan penuh kehati-hatian dalam menjalankan tugasnya.
“Sebagai anak Maluku yang lahir di bumi Sakamesenusa, tentu beliau bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk membangun tanah kelahirannya. Rekam jejak beliau selama bertugas di balai melalui Kementerian PUPR juga cukup baik,” tutupnya. (IM-06).







