Polresta Ambon Tahan Dua Tersangka Kepemilikan Senjata Tajam dan Bom Pipa Rakitan, Polisi Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

- Publisher

Wednesday, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, polda maluku— Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease resmi menahan dua tersangka kasus penyalahgunaan senjata tajam, senjata berbahaya, dan bahan peledak rakitan pada Rabu (22/4/2026) pukul 09.00 WIT. Penahanan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi tertanggal 21 April 2026, sekaligus bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.

Kedua tersangka masing-masing berinisial MM (23), warga Desa Morella, Kabupaten Maluku Tengah, dan AS (38), yang juga berasal dari wilayah yang sama. Keduanya kini ditahan di Rumah Tahanan Polresta Ambon untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini bermula pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIT di kawasan Jalan Durian Patah, Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Aparat kepolisian dari unit Patroli Reaksi Cepat (PRC) mengamankan tersangka setelah ditemukan membawa senjata tajam serta bahan peledak rakitan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka MM sebelumnya sempat bertemu rekannya dan meminta sejumlah uang, namun tidak dipenuhi. Ia kemudian kembali ke tempat tinggalnya dan mengambil sebilah parang serta bom pipa rakitan yang disimpan di dalam kamar. Tersangka lalu bergerak menuju wilayah Hunuth dengan tujuan kembali ke kampung halamannya di Morella.

Di lokasi tersebut, tersangka sempat menunggu anggota keluarganya sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian di sekitar pertigaan Durian Patah. Dalam pengamanan itu, polisi turut menemukan sejumlah barang bukti berupa dua bilah parang, satu bom pipa rakitan, dan satu sangkur berwarna hitam.

Selain sdr. MM , polisi juga mengamankan sdr. AS yang berada di lokasi kejadian. Keduanya kemudian dibawa ke Polresta Ambon untuk pemeriksaan intensif.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 306 dan/atau Pasal 307 terkait kepemilikan dan penyalahgunaan senjata berbahaya serta bahan peledak.

Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan publik.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk kepemilikan ilegal senjata tajam maupun bahan peledak. Penindakan ini adalah bentuk keseriusan Polri dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas serta melindungi masyarakat dari ancaman yang dapat membahayakan keselamatan umum,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi kedua tersangka dalam keadaan sehat saat dilakukan penahanan, sebagaimana dibuktikan dengan hasil pemeriksaan medis.

Saat ini, penyidik masih terus mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya kepemilikan senjata ilegal di lingkungan sekitar.

Penanganan kasus ini menjadi bagian dari langkah preventif dan represif aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku, sekaligus memastikan hukum ditegakkan secara tegas dan profesional.(IM-03)

Berita Terkait

Anos Yeremias Minta Sopi Ditata, Pengawasan Diperkuat dan Peredarannya Diatur
Goyang Kompak di Pattimura Park, Tim Sekretariat DPRD Maluku Bikin Penonton Terpukau
Komisi II Tekankan Pembenahan Irigasi untuk Perkuat Sektor Pertanian
Sekretariat DPRD Maluku Sabet Juara Lomba Penalti Kick, Farhatun: Bukti Kekompakan dan Sportivitas
Pemkot Ambon Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Kemarau Panjang
DPD IMM Maluku: Keberhasilan Mega Proyek MILH Bukti Nyata Ikhtiar Mendorong Kemajuan Ekonomi Maluku
Sitorus: Insentif Nakes Tertunda 8 Bulan Dipastikan Terbayar
Disdikbud Aru dan Kejari Lakukan penandatanganan Kerja Sama Awasi Belanja Fisik Tahun 2026. Gainau: Langkah Strategis untuk memperkuat Tata kelola pemerintahan dan Kepastian Hukum,
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 22:49 WIT

Anos Yeremias Minta Sopi Ditata, Pengawasan Diperkuat dan Peredarannya Diatur

Saturday, 15 August 2026 - 22:45 WIT

Goyang Kompak di Pattimura Park, Tim Sekretariat DPRD Maluku Bikin Penonton Terpukau

Saturday, 15 August 2026 - 22:34 WIT

Komisi II Tekankan Pembenahan Irigasi untuk Perkuat Sektor Pertanian

Saturday, 15 August 2026 - 22:29 WIT

Sekretariat DPRD Maluku Sabet Juara Lomba Penalti Kick, Farhatun: Bukti Kekompakan dan Sportivitas

Saturday, 15 August 2026 - 22:18 WIT

Pemkot Ambon Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Kemarau Panjang

Berita Terbaru