Polres SBB Didesak Transparan Ungkap Kasus Pembakaran Alat Berat PT SIM

- Publisher

Monday, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, SBB–Penanganan kasus pembakaran dua alat berat milik PT SIM di Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, mendapat sorotan serius. Polres Seram Bagian Barat (SBB) didesak untuk bersikap transparan dalam mengungkap kasus tersebut.

Desakan ini disampaikan Ketua Karateker DPD KNPI SBB, Muhammad Fahrul Kaisuku. Ia menilai, hingga kini belum ada perkembangan signifikan yang disampaikan kepada publik sejak peristiwa itu terjadi.

“Sejak kejadian pembakaran dua excavator, publik hanya disuguhi janji penyelidikan. Namun sampai saat ini belum ada progres berarti yang disampaikan kepada masyarakat,” ujar Fahrul, Senin (06/04/2026).

Menurutnya, minimnya keterbukaan dari aparat penegak hukum berpotensi memicu spekulasi di tengah masyarakat. Ia pun mempertanyakan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani perkara tersebut.

“Ini menjadi pertanyaan publik, apakah kasus ini benar-benar ditangani atau justru dibiarkan tenggelam. Jangan sampai muncul kesan pembiaran atau bahkan upaya menutup-nutupi,” tegasnya.

Fahrul menilai, kasus pembakaran alat berat tidak hanya sebatas tindak kriminal biasa, tetapi juga berdampak pada iklim investasi serta stabilitas keamanan di daerah.

Karena itu, KNPI SBB mendesak Polres SBB segera membuka perkembangan penyelidikan, termasuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

“Jika memang tidak mampu mengungkap kasus ini, Kapolres SBB sebaiknya menyatakan mundur secara legowo demi menjaga marwah institusi Polri,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta Kapolda Maluku untuk turun tangan melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres SBB apabila dalam waktu dekat tidak ada kemajuan berarti.

“Kami minta Kapolda Maluku segera mengambil langkah. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian terus menurun akibat lambannya penanganan kasus ini,” tambahnya.

DPD KNPI SBB menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kepastian hukum, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan adil.

“Ini bukan sekadar soal dua alat berat yang terbakar, tetapi menyangkut kepastian hukum dan kepercayaan publik. Negara tidak boleh kalah,” pungkas Fahrul.

Sementara itu, Kapolres SBB, AKBP Andi Zulkifli, yang dikonfirmasi media ini tidak memberikan keterangan, hingga berita ini diturunkan. (IM-06)

Berita Terkait

JEMBATAN WAITOMU DAN MAKNA SEBUAH PENGABDIAN UNTUK NEGERI
Ketua DPRD Maluku Tolak Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih
Wisata Kur Mendunia! Setelah Australia, Kini Turis Jerman Berlabuh di Hirit
JUMAT KELILING KAPOLDA MALUKU: SERAP ASPIRASI WARGA, PERKUAT PELAYANAN POLRI YANG HUMANIS
lantik 48 Kepala Sekolah SD -SMP, Bupati Aru Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyalahgunaan Dana bos
Komut Gas dan Energi Syaiful Chaniago Desak Kapolda Usut Kebakaran, Narasumber Sentil Keras: Jangan Sibuk Cari Pencitraan, LPG dan BBM Langka di Maluku! Presiden Diminta Evaluasi Jabatannya
Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat
Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 15:20 WIT

JEMBATAN WAITOMU DAN MAKNA SEBUAH PENGABDIAN UNTUK NEGERI

Sunday, 25 October 2026 - 12:39 WIT

Ketua DPRD Maluku Tolak Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Sunday, 25 October 2026 - 12:33 WIT

Wisata Kur Mendunia! Setelah Australia, Kini Turis Jerman Berlabuh di Hirit

Saturday, 24 October 2026 - 20:04 WIT

JUMAT KELILING KAPOLDA MALUKU: SERAP ASPIRASI WARGA, PERKUAT PELAYANAN POLRI YANG HUMANIS

Saturday, 24 October 2026 - 13:58 WIT

Komut Gas dan Energi Syaiful Chaniago Desak Kapolda Usut Kebakaran, Narasumber Sentil Keras: Jangan Sibuk Cari Pencitraan, LPG dan BBM Langka di Maluku! Presiden Diminta Evaluasi Jabatannya

Berita Terbaru

Daerah

JEMBATAN WAITOMU DAN MAKNA SEBUAH PENGABDIAN UNTUK NEGERI

Sunday, 25 Oct 2026 - 15:20 WIT