Infomalukunews.com, Dobo – Polisi Diminta Usut tuntas dan ungkap otak di balik aksi pengrusakan PKM Longgar Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru.
” Aksi pengrusakan adalah tindakan kriminal dan jangan tinggal diam, polisi harus segera bertindak dan mengusut persoalan ini”
Dikabarkan, aksi pengrusakan kali ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya menimpa PKM tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Aru, dr. Sakti. Z Sitorus menyayangkan aksi kriminal tersebut. Kadinkes mendesak penegakkan hukum terhadap para pelaku pengrusakan.
Ia mengaku jika pengrusakan PKM tersebut bukan kali yang pertama dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Ini kali yang kedua. Jadi bukan baru satu kali dilakukan pengrusakan PKM tersebut,”
bebernya kepada awak media di Dobo, Selasa (20/1/2026).
Dikatakan, insiden pengrusakan PKM Longgar Apara ini terjadi pasca konflik yang melibatkan dua desa bertetangga pada beberapa minggu lalu.
Parahnya, fasilitas kesehatan yang berada di Kecamatan Aru Tengah Selatan ini turut menjadi sasaran pengrusakan.
“Pengrusakan fasilitas kesehatan ini sangat kami sayangkan, karena puskesmas adalah tempat yang seharusnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bukan malah menjadi sasaran pengrusakan,” sesalnya
Oleh karena itu, Kadis berharap pihak kepolisian setempat dapat segera mengambil langkah tegas kepada orang-orang yang diduga sebagai pelaku perusakan.
“Kami akan buat laporan polisi sehingga para pelaku dapat segera ditindak,” tegasnya.
Sementara itu, Kadis mengaku jika pelayanan kesehatan saat ini dilakukan di puskesmas yang lama dan sekaligus memastikan aktifitas berlangsung baik dan lancar.
Ia tak menampik jika aksi pengrusakan PKM Longgar Apara telah menyebabkan kerugian yang signifikan bagi masyarakat, terutama bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Hal itu mengingat, PKM Longgar Apara merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang vital di Kecamatan Aru Tengah Selatan
“Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan memberikan sanksi yang setimpal,” ujarnya.
Kadis tak lupa mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di fasilitas kesehatan, serta mendukung proses.(IM /DEDI W)





