Polda Maluku Benarkan Kasus Penganiayaan oleh OTK, Imbau Masyarakat Tahan Diri dan Serahkan Penanganan kepada Kepolisian

- Publisher

Wednesday, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,polda maluku— Kepolisian Daerah Maluku melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., membenarkan terjadinya tindakan penganiayaan terhadap seorang warga a.n. GR (23 th) yang berstatus sebagai seorang mahasiswa salah perguruan tinggi di Ambon dan berdomisili di STAIN, Desa Batumerah Kec. SIRIMAU kota Ambon, yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Rabu dini hari (19/11/2025) pukul 02.05 Wit yang menyebabkan luka pada beberapa bagian tubuh korban.

Berdasarkan laporan awal yang diterima Polda Maluku, peristiwa bermula ketika korban diketahui sedang dalam perjalanan pulang dari lokasi pesta wisuda salah satu warga setempat di wilayah Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Pada saat melintas di depan SMP Muhamadiyah korban dan saksi dikeroyok oleh sekelompok pemuda namun korban dan saksi RR berhasil melarikan diri, kemudian pada saat korban dan saksi tiba di lokasi kejadian (lorong putri mendekati mesjid Nurul Iman) tiba-tiba datang 2 orang pemuda yang tidak diketahui identitasnya berboncengan menggunakan SMRD, salah satu pemuda membawa sebilah parang mengejar korban dan langsung melakukan penganiayaan, melihat korban terjatuh saksi langsung berteriak minta tolong, mendengar teriakan saksi para pelaku langsung melarikan diri.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut bersama saksi kemudian memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke Rumah sakit bhayangkara untuk mendapat pertolongan. Peristiwa ini langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian, yang kemudian turun ke TKP dan melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang ada di TKP.

Kabid Humas Polda Maluku menegaskan bahwa kasus ini telah ditangani oleh kepolisian dan masuk dalam prioritas penanganan. “Benar telah terjadi penganiayaan terhadap korban oleh OTK. Saat ini, kepolisian tengah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas serta menangkap para pelaku,” jelasnya.

Dalam keterangannya, Kabid Humas juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. Ia meminta keluarga korban serta masyarakat luas untuk bisa menahan diri dan tidak melibatkan kelompok atau komunitas tertentu dalam menyikapi peristiwa tersebut.

“Kami memahami emosi keluarga korban. Namun kami mengimbau agar

Serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak Kepolisian serta apabila ada masyarakat yang mengetahui tentang kejadian tersebut bisa membantu memberikan informasi kepada kami,” ujarnya..(IM-03)

Berita Terkait

Hadapi Tiga Hari Raya Berdekatan, Taborat Minta Pemerintah Siaga
Krisis Listrik di Wilayah 3T SBB: Warga Manipa Minta PLN Hadirkan Solusi Nyata.
“Cilaka! Dugaan Pemerintahan Di Kabupaten Seram Bagian Barat Dikendalikan Istri Bupati.
Jelang Pelantikan Pejabat Esalon II, III, Dan IV Di SBB, Muncul Sorotan Dugaan Didominasi Satu Suku dan Intervensi Orang Dekat Bupati
Aktivitas Excavator di Sungai Parbulu Disorot, GMPRI Buru Desak Aparat Hukum Lakukan Penyelidikan
Boy Sangdji: Soksi Maluku Komitmen Terus Membantu Masyarakat
Peduli Pendidikan Pesantren, Soksi Maluku Salurkan Bantuan untuk Santri di Liang
Polres Maluku Tenggara Tangkap Pelaku Penikaman Anggota Polisi, Terancam 7 Tahun Penjara
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 16 March 2026 - 14:07 WIT

Hadapi Tiga Hari Raya Berdekatan, Taborat Minta Pemerintah Siaga

Monday, 16 March 2026 - 08:31 WIT

Krisis Listrik di Wilayah 3T SBB: Warga Manipa Minta PLN Hadirkan Solusi Nyata.

Monday, 16 March 2026 - 06:54 WIT

“Cilaka! Dugaan Pemerintahan Di Kabupaten Seram Bagian Barat Dikendalikan Istri Bupati.

Sunday, 15 March 2026 - 08:50 WIT

Jelang Pelantikan Pejabat Esalon II, III, Dan IV Di SBB, Muncul Sorotan Dugaan Didominasi Satu Suku dan Intervensi Orang Dekat Bupati

Saturday, 14 March 2026 - 23:52 WIT

Aktivitas Excavator di Sungai Parbulu Disorot, GMPRI Buru Desak Aparat Hukum Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru