Infomalukunews.com, Namrole-Perjalanan dinas yang dilakukan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Buru Selatan rupanya menuai beragam kritik sejumlah pihak, salah satunya dari DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Bursel.
Pengurus partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini menilai, perjalanan dinas yang dilakukan Plt Kadis PMD, Muhammad Ivan Daties bersama puluhan Plt Kepala Desa ke Kota Bali hanya untuk menghabiskan dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang harusnya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
“Mestinya ADD dan DD dimanfaatkan untuk kepentingan utamanya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bursel, bukannya malah digunakan untuk hal-hal yang bersifat eksploitatif Plt Kadis dan para PJs kades semata,” terang Sekretaris DPD Perindo Bursel, Rahman Tewawo kepada media di Namrole belum lama ini.
Menurut Tewawo, mestinya dinas PMD Kabupaten Bursel yang kini dinahkodai, Muhammad Ivan Daties mendukung upaya pemerintah pusat perihal efesiensi anggaran. Sebagaimana tertuang dalam instruksi Presiden (inpres) nomor 1 tahun 2025, terkait efisiensi anggaran.
“Pemerintahan pusat melalui inpres nomor 1 tahun 2025, terkait efisiensi anggaran mestinya didukung semua pihak, termasuk Plt Kadis PMD dan para PJs Kepala Desa di Buru Selatan. Bukannya malah melakukan kegiatan yang sifatnya eksploitatif,” kata Tewawo.
Politisi Perindo ini, juga menyayangkan kebijakan Plt Kadis PMD, Muhammad Ivan Daties yang memerintahkan para PJs Kades di Bursel untuk mengikuti kegiatan yang bersifat serimonial di Kota Bali diakhir masa jabatan bupati, Safitri Malik Soulisa.
“Kegiatan ini tidak berdampak positif bagi kemajuan desa di Kabupaten Bursel, sebab kegiatan ini bersifat serimonial. Selain itu, yang diberangkatkan ke Bali rata-rata adalah PJs kades, bukan kades definitif. Sehingga dikhawatirkan sekembalinya ke Bursel mereka akan diganti,” ujarnya.
Tewawo berharap, aparat penegak hukum baik Polres maupun Kejaksaan Negeri Buru segera menyelidiki anggaran yang digunakan Plt Kadis PMD, Muhammad Ivan Daties bersama para PJs kades ke Bali.
“Untuk itu saya berharap para penegak hukum baik Polres maupun Kejari Buru segera menyelidiki anggaran kegiatan yang di maksud,” harapnya. (IM-RAM)






