Infomalukunews.com,Ambon- Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap prinsip pengawasan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku lewat Divisi SDMOD melaksanakan program prioritas penanaman pohon yang mengusung nilai-nilai integritas, mentalitas, dan spiritualitas.
Kegiatan simbolis ini merupakan bagian dari Program Nasional Bawaslu RI, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran dan komitmen dalam setiap langkah pengawasan yang dilakukan.
Pohon manggis dipilih sebagai simbol dalam kegiatan ini, diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai tersebut untuk diinternalisasi oleh pengawas pemilu dan masyarakat.
Dalam acara ini, penanaman pohon manggis tidak hanya bertujuan sebagai aksi fisik, tetapi sekaligus sebuah representasi dari upaya mental dan spiritual yang harus dihadapi oleh setiap pengawas dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia khususnya di Provinsi Maluku.
Dalam rilis yang diterima media ini, Divisi SDMOD yang disampaikan oleh Kasubbag SDM dan Umum, M. Putra Lumaela, menjelaskan bahwa penanaman pohon manggis mengandung makna yang mendalam.”ungkapnya. Rabu, (19/3/25)
Pohon manggis melambangkan ketahanan dan komitmen Pengawas Pemilu khususnya di Provinsi Maluku dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada didepannya.
Buahnya yang manis, lanjut Lumaela, merepresentasikan hasil baik yang bisa dicapai ketika pengawasan dilaksanakan dengan integritas, sementara kulit pohon yang kasar menggambarkan berbagai rintangan yang mungkin dihadapi oleh pengawas pemilu.”Ujarnya.
Sambungnya, Walaupun baru sempat dilaksanakan Penamaan Pohon Integritas Bawaslu akan tetapi semangat dan nilai-nilai filosofis yang ada akan selalu dilestarikan baik ditingkat Provinsi maupun Kabupaten dan Kota di Maluku, agar memberikan contoh nyata tentang pentingnya menghargai nilai-nilai integritas dalam pengawasan pemilu maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan penanaman ini dihadiri oleh Pimpinan dan jajaran Sekretariat Bawaslu Provinsi Maluku. (IM-GB)






