Pelayanan RSUD Haulussy Terpuruk, Gubernur Maluku Didesak Copot Plt Direktur 

- Publisher

Tuesday, 20 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon — Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haulussy Ambon dinilai berada pada titik terendah dan kian memprihatinkan. Selasa (20/01/2026).

Kondisi ini memicu desakan keras kepada Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk segera mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Haulussy, dr. Novita Felicia Nikijuluw.

Buruknya pelayanan rumah sakit tersebut terutama terlihat pada Instalasi Gizi yang saat ini nyaris lumpuh total. Rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Maluku itu disebut tidak memiliki tenaga pendukung yang memadai untuk melayani pasien.

Fakta di lapangan menunjukkan, Instalasi Gizi RSUD Haulussy tidak memiliki tenaga dorong makanan, tidak ada tenaga pencuci peralatan, pramusaji, tenaga masak, hingga petugas pendukung lainnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar pasien, termasuk keterlambatan bahkan ketidaklayakan penyajian makanan.

PLT kepala RSU Haulussy dr Novita Felecia Nikijuw

“Ini bukan sekadar kelalaian, tapi bentuk kegagalan manajemen rumah sakit. Pasien dibiarkan menanggung dampak dari buruknya tata kelola,” tegas salah satu sumber yang namanya ngang dipublikasi.

Jumlah pasien yang terus meningkat tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga kerja, sehingga pelayanan kesehatan dinilai semakin tidak manusiawi.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat memperburuk status kesehatan pasien serta mencederai hak dasar masyarakat untuk memperoleh layanan medis yang layak.

Atas situasi tersebut, Gubernur Maluku didesak tidak tinggal diam. Evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD Haulussy dinilai mendesak, termasuk langkah tegas mencopot Plt Direktur yang dianggap gagal menjalankan tanggung jawab dan memperbaiki sistem pelayanan.

“Jika dibiarkan, ini sama saja membiarkan rumah sakit milik daerah berubah menjadi simbol kegagalan pelayanan publik,” tutup sumber tersebut. (IM-03)

Berita Terkait

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Berita ini 366 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:44 WIT

Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan

Saturday, 29 August 2026 - 11:34 WIT

Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei

Berita Terbaru