Infomalukunews.com. Ambon–Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku periode 2025-2029, akhirnya di pimpin Muhammad Armyn Syarif atau Sam Latuconsina, setelah dipilih secara aklamasi dalam forum Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musroprovlub) XXII tahun 2025.
Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musroprovlub) XXII tahun 2025 itu, dihelat aula lantai 7 kantor Gubernur Maluku, Senin (03/02/25).
Menariknya, hasil Musorprovlub KONI Maluku tahun 2025 ini, Sam Latuconsina didaulat sebagai Ketua Umum KONI Maluku terpilih untuk masa bakti 2025-2029 secara Aklamasi, setelah mengantongi 31 dukungan suara anggota KONI Maluku yang sah, dari sebelumnya 40 dukungan yang masuk ke tim penjaringan.
Sam, begitu saapannya, dia ditetapkan sebagai ketua KONI Maluku oleh pimpinan sidang, Novel Elminero dengan surat keputusan (SK) nomor 07/Musroprovlub/II/ tahun 2025.
Sebagai Ketua umum KONI Maluku terpilih periode 2025-2029, Sam Latuconsina memiliki visi “Transformasi Manajemen Olahraga yang solid dan profesional untuk meraih prestasi unggul menuju Maluku emas”.
Sam Latuconsina dalam pidato perdananya mengaku ini merupakan momentum terbaik dalam setiap organisasi. Pasalnya Musroprovlub akan menjadi trigger untuk memberikan yang terbaik bagi olahraga Maluku kedepan.
“Saya calonkan diri sebagai ketua umum KONI Maluku adalah keniscayaan. Karena sejak tiga tahun lalu, sudah fokus bisnis di Jakarta, namun bicara Maluku apalagi soal olahraga, ini sebuah keterpanggilan,” ucap Latuconsina.
Ada tiga hal besar yang jadi dasar menjadi Ketum KONI Maluku, yang pertama kata Latuconsina adalah, niat untuk berbuat bagi tanah leluhur ini. Kedua, didukung cabang olahraga dan ketiga, harus ada dukungan pemerintah provinsi (Pemprov) yakni Gubernur Maluku.
“Saya akan mendarmabaktikan diri untuk membangun olahraga di Maluku. Panggilan ke Maluku lebih kuat. Dengan niat baik, kita akan bikin trend positif di event olahraga multi event kedepan. Saya mau pimpin KONI mengalir, seperti pimpin Pertina,” tegasnya.
Sesuai pesan Gubernur terpilih sambung Ketum KONI terpilih itu, bahwa kepengurusan KONI Maluku kedepan harus disusun dengan pendekatan multi etnis, agama dan keMalukuan. Demikian pula bangun olahraga dengan pendekatan keMalukuan. (IM-06).







