Menilik Heroisme Gerakan Kaum Perempuan Indonesia Dulu dan Sekarang

- Publisher

Friday, 21 June 2024 - 17:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

INFOMALUKUNEWS.COM,BANTEN,–Jejak langkah gerakan kaum perempuan Indonesia tercatat pertama pada 22 Desember 1928 setelah mendapat resonansi dari Kongres Pemuda pada 28 Oktober 1928 di Jakarta yang kemudian dianggap sebagai tonggak sejarah pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia yang ingin sejahtera dan berkeadilan yang mengutamakan kecerdasan bangsa dan mengatasi masalah anak terlantar dan fakir miskin.

Realitasnya, hampir seabad bangsa Indonesia merdeka, jumlah anak yang tidak berpendidikan dan anak terlantar serta jumlah orang fakir dan miskin masih cukup banyak yang hidup di daerah kumuh dan hunian yang tidak latak.

Ikhwal Sumpah Pemuda itu sendiri bermula dari Kongres Pemuda pertama pada 30 April – 2 Mei 1926 di Lapangan Banteng, Jakarta yang merumuskan diantaranya adalah gagasan persatuan bangsa, peran perempuan Indonesia dan peran agama.

Artinya jelas, kesadaran terhadap peranan perempuan Indonesia merupakan bagian yang penting yang tidak bisa diabaikan dalam menggapai tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia. Lalu mengapa sejarang kesannya jadi melempem, setelah munculnya organisasi atau perkumpulan kaum perempuan Indonesia yang cukup gigih dsn tangguh seperti Putri Mardika yang lebih heroik bergiat sejak kelahirannya pada tahun 1912 yang bertujuan luhur ingin membimbing perempuan bumi putra meraih pendidikan dan kesejahteraan. Demikian juga dengan Sekolah Keutamaan Istri yang didirikan oleh Dewi Sartika pada tahun 1904 di Bandung.

Lalu kongres perempuan Indonesia pertama berhasil dilaksanakan pada 22-25 Desember 1928 di Pendopo Joyodipuran, Yogyakarta,, diikuti tak kurang 600 delegasi dari berbagai elemen masyarakat. Darin kongres perempuan Indonesia sebelum kemerdekaan ini — meski pesertanya dominan menggunakan bahasa Belanda dalam kesehariannya — saat kongres berlangsung sudah menggunakan bahasa Melayu, Indonesia. Adapun tujuannya jelas menetapkan arah pergerakan kaum perempuan untuk kesetaraan dan kesepakatan membentuk federasi bersama organisasi perempuan, yaitu PPI (Perikatan Perempuan Indonesia). Lalu di akhir tahun 1928, PPI diubah menjadi PPII (Perikatan Perkoempoelan Istri Indonesia).

Istri Kapolri pertama Hadidjah Lena Mokoginta Soekanto mendirikan Bhayangkari. Perempuan kelahiran Korabangon, Sulawesi ini adalah putri dari Rijkbestuur atau Yogugu. Ia adalah cucu dari Raja Bolaang Mongondow.

Baru kemudian pada 4 Juni 1950 lahir juga organisasi Gerakan Wanita Indonesia di Semarang yang terkenal dengan sebutan Gerwani hingga kemudian berafiliasi kepada Partai Komunis Indonesia.

Dari catatan sejarah, hanya dalam tempo tujuh tahun (1957) usia Gerwani mampu memiliki anggota tak kurang dari 650.000. Hingga enam tahun kemudian (1963) anggota Gerwani terregistrasi sebanyak 1,5 juta orang. Dan menjelang meletusnya Gestapu (Gerakan Tigapuluh September/ G30S), jumlah anggota Gerwani mencapai 3 juta lebih anggotanya.

Begitulah sejarah pergerakan perjalanan kaum perempuan Indonesia seperti Gerwani yang bermula dari Garwis (Gerakan Wanita Istri Sedar) yang merupakan fusi dari Rukun Putri Indonesia (Rupindo) dari Semarang, Persatuan Wanita Sedar dari Surabaya, Istri Sedar dari Bandung, Gerwindo dari Kediri, Wanita Madura dari Madura, dan Perjuangan Putri Republik Indonesia dari Pasuruan. Fusi dari enam organisasi perempuan ini berlangsung pada Kongres pada 4 Juni 1950 di Semarang.

Upaya menilik gerakan heroisme organisasi kaum perempuan Indonesia dulu dan kini, seakan seperti jejak yang terputus, entah dimana simpul terbaik untuk melihat ketersambungan nya.

Terakhir yang lamat-lamat terdengar adalah Kowani (Kongres Wanita Indonesia) melakukan kongres ke XXIII pada tahun 2009. Setelah itu, sungguh terkesan telah ditekan bumi. Yang mulai muncul dan tampil kemudian adalah sejumlah organisasi kaum perempuan yang tumbuh sebelum dan setelah reformasi hingga sekarang yang semakin menciut. Karena yang dominan tampil sekarang adalah perkumpulan organisasi Enak-emak semi permanen, karena rencana untuk melakukan melaksanakan kongres agar bentuk organisai Aspirasi Emak-emak yang dimotori Wati Imhar Burhanudin bersama Jatiningsih dan kawan-kawannya bisa semakin solid dan permanen dengan program kerja yang lebih terarah hingga legalitas organisai yang berbasis massa dapat menghasilkan nilai lebih bagi orang banyak. Semoga saja hajat Aspirasi Emak-emak Indonesia yang telah bernawaitu hendak melaksanakan kongres bisa segera terwujud, sehingga dapat lebih banyak berkontribusi bagi segenap warga bangsa dan negara Indonesia tercinta.(TIM.IM-Jacob Ereste)

Benten, 20 Juni 2024

Berita Terkait

Pj Gubernur Maluku Launching Pasar Inflasi, Wujudkan Kepedulian Masyarakat.
Badan Pusat Statistik Bursel Gelar Kolaborasi Satu Data
Menghitung Kekuatan GSNU dan Come Back Golkar di Pilkada Buru
Putra Suku Dani Papua Takjub Temukan Kebhinekaan Saat Proses Seleksi Akpol
Pj Gubernur Maluku Hadiri Kegiatan Pembinaan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS
Demo Bendungan Waeapo Rp2,1 Triliun Jebol, BWS Gembok Gerbang hingga Menolak Diwawancara
Tingkatkan Kolaborasi, Bandara Pattimura Ambon bersama Komunitas Bandara Dukung Pembangunan Desa Wisata Laha
Polri Gelar Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 18 July 2024 - 20:20 WIT

Pj Gubernur Maluku Launching Pasar Inflasi, Wujudkan Kepedulian Masyarakat.

Thursday, 18 July 2024 - 19:50 WIT

Badan Pusat Statistik Bursel Gelar Kolaborasi Satu Data

Thursday, 18 July 2024 - 19:41 WIT

Menghitung Kekuatan GSNU dan Come Back Golkar di Pilkada Buru

Thursday, 18 July 2024 - 16:54 WIT

Putra Suku Dani Papua Takjub Temukan Kebhinekaan Saat Proses Seleksi Akpol

Thursday, 18 July 2024 - 16:14 WIT

Pj Gubernur Maluku Hadiri Kegiatan Pembinaan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS

Thursday, 18 July 2024 - 11:09 WIT

Tingkatkan Kolaborasi, Bandara Pattimura Ambon bersama Komunitas Bandara Dukung Pembangunan Desa Wisata Laha

Thursday, 18 July 2024 - 09:22 WIT

Polri Gelar Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024

Thursday, 18 July 2024 - 09:09 WIT

Jaga Kenyamanan Konsumen SPBU Timika, 24 Petugas SPBU Ikut Pelatihan 

Berita Terbaru

Headline

Badan Pusat Statistik Bursel Gelar Kolaborasi Satu Data

Thursday, 18 Jul 2024 - 19:50 WIT

Headline

Menghitung Kekuatan GSNU dan Come Back Golkar di Pilkada Buru

Thursday, 18 Jul 2024 - 19:41 WIT