Konflik Berdarah Ani–Pawai Memanas, Ketua PB AMKEI SBB Desak TNI-Polri Bertindak Cepat dan Tangkap Pelaku

- Publisher

Friday, 20 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews,com. Seram Bagian Barat – Ketua PB AMKEI Kabupaten Seram Bagian Barat, Hasan Narahaubun, mendesak aparat TNI dan Polri untuk segera mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur dalam menyelesaikan konflik yang terjadi antara warga Dusun Ani dan Dusun Pawai, Desa Loki, Kecamatan Huamual.

Ia menegaskan bahwa penanganan konflik harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mencegah eskalasi yang lebih luas. Hasan juga meminta Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli  untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku kekerasan yang terlibat dalam insiden tersebut.

Jangan sampai konflik ini meluas dan memicu ketegangan antarwarga yang lebih besar. Aparat harus bertindak cepat, transparan, dan profesional,” tegasnya.

Konflik antara kedua dusun tersebut terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIT di wilayah perbatasan Dusun Ani dan Dusun Pawai. Bentrokan tersebut mengakibatkan tiga orang warga mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu korban mengalami luka bacok akibat senjata tajam, sementara korban yang lain mengalami kekerasan berupa pelemparan oleh sejumlah warga saat bentrokan berlangsung.

Seluruh korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Tanah Goyang. Namun, satu korban dengan kondisi luka berat kemudian dirujuk ke RSUD Piru untuk mendapatkan perawatan intensif dan pemeriksaan lanjutan.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi konflik dilaporkan masih dalam pengawasan aparat keamanan. Namun demikian, belum ada keterangan resmi dari Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, terkait penyebab pasti maupun kronologi lengkap terjadinya bentrokan tersebut saat di buhungi Media ini.

Masyarakat pun berharap aparat keamanan dapat segera mengendalikan situasi serta menuntaskan kasus ini secara adil guna menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Kecamatan Huamual.(IM-03)

Berita Terkait

Pelantikan 10 Pejabat di Aru, Bupati Timotius Kaidel Minta Kerja Cepat dan Tinggalkan Ego Sektoral
Bentrok Antar Pemuda, berhasil diredam aparat keamanan, Masyarakat diminta jangan terpancing.
3 Minggu Batal Terus! Warga Pulau Kur Geram, KM Lobster Tak Kunjung Berlayar
Kementrian PU Survei Infrastruktur di Buru Selatan 
Kejati Maluku Maraton Periksa Saksi Kasus Korupsi BRI dan Proyek Jalan Namlea–Samalagi, Rp100 Juta Diserahkan sebagai Barang Bukti
Wakil Bupati Kepulauan Aru Resmi Tutup Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru SD melalui Metode Matematika GASING 2026
Kejari Ambon Tetapkan 2 Tersangka Korupsi PT Dok dan Perkapalan Waiame, Kerugian Negara Capai Rp18,96 Miliar
Wali Kota Ambon Buka Konsultasi Publik Tahap II KLHS dan Revisi RTRW, Dorong Penataan Kota yang Berkelanjutan
Berita ini 484 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 06:29 WIT

Pelantikan 10 Pejabat di Aru, Bupati Timotius Kaidel Minta Kerja Cepat dan Tinggalkan Ego Sektoral

Thursday, 6 August 2026 - 14:58 WIT

Bentrok Antar Pemuda, berhasil diredam aparat keamanan, Masyarakat diminta jangan terpancing.

Thursday, 6 August 2026 - 14:56 WIT

3 Minggu Batal Terus! Warga Pulau Kur Geram, KM Lobster Tak Kunjung Berlayar

Thursday, 6 August 2026 - 14:26 WIT

Kementrian PU Survei Infrastruktur di Buru Selatan 

Wednesday, 5 August 2026 - 19:17 WIT

Kejati Maluku Maraton Periksa Saksi Kasus Korupsi BRI dan Proyek Jalan Namlea–Samalagi, Rp100 Juta Diserahkan sebagai Barang Bukti

Berita Terbaru