Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah Rp 82 Miliar Mandek, Kinerja Kapolres Aru Disorot, Publik Desak Kapolri Turun Tangan

- Publisher

Thursday, 19 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Dobo. Kepulauan Aru – Penanganan sejumlah kasus dugaan korupsi bernilai besar di wilayah hukum Polres Kepulauan Aru menuai sorotan tajam. Publik mulai mempertanyakan kinerja Kapolres Aru, menyusul lambannya perkembangan sejumlah perkara yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan hukum.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah dugaan penyalahgunaan dana hibah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru kepada PSDKU Universitas Pattimura, dengan nilai fantastis mencapai Rp82 miliar. Meski penyidik mengklaim telah memeriksa sekitar 100 saksi, kasus ini dinilai berjalan di tempat tanpa kepastian siapa yang akan dimintai pertanggungjawaban.

Di sisi lain, Inspektorat Kabupaten Kepulauan Aru bahkan telah mengirim tim audit ke Ambon untuk memeriksa saksi, karena keterbatasan menghadirkan mereka di Dobo. Langkah ini justru memperlihatkan kompleksitas kasus, namun sekaligus menimbulkan pertanyaan: mengapa hingga kini belum ada penetapan tersangka?

Tak hanya itu, dugaan kasus korupsi proyek infrastruktur bermasalah juga ikut memperkuat kritik publik. Proyek pembangunan Jembatan Jerol senilai Rp15 miliar dari DAK Afirmasi 2018 dilaporkan mangkrak. Meski pihak Polres menyatakan akan segera melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka, tapi sampai hari ini kasus tersebut masih jalan ditempat.

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Perwira Sihite, menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus-kasus tersebut. Namun pernyataan itu belum mampu meredam keresahan masyarakat yang menilai penanganan perkara belum menunjukkan progres signifikan.

Situasi ini memunculkan desakan kuat dari publik agar Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Listyo Sigit Prabowo, segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Kepulauan Aru. Evaluasi dianggap penting untuk memastikan penegakan hukum berjalan transparan, profesional, dan tidak berlarut-larut.

Masyarakat berharap, kasus-kasus besar yang menyangkut uang negara ini tidak berhenti di tahap penyelidikan semata, tetapi benar-benar dituntaskan hingga ke meja hijau, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian (IM-03)

Berita Terkait

HUT Kota Ambon ke-451 Pecah! Ribuan Peserta Ramaikan Amboina Colour Fun Walk 2026
Dilepas Bupati Kaidel Ribuan pendukung peserta piala dunia pawai padati jalan – jalan di kota dobo
Warga Lermatang Sambut Antusias PSN, Harapkan Kesejahteraan dan Kejelasan Status Lahan
KNPI Tual Apresiasi Kolaborasi Sukseskan Pawai Damai “Road to World Cup 2026”
Wali Kota Ambon Perintahkan OPD Segera Selesaikan Temuan BPK soal Perjalanan Dinas
Lantik Pokar Jadi Kepala BPKAD Bupati Kaidel Tugaskan Tertibkan Aset Daerah.
Desa Kuat, Indonesia Maju: PSN Prabowo Tergantung Daerah
PAN Maluku Konsolidasi Besar, SK DPD Tual dan Maluku Tengah Diserahkan di Jakarta
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 07:22 WIT

HUT Kota Ambon ke-451 Pecah! Ribuan Peserta Ramaikan Amboina Colour Fun Walk 2026

Friday, 12 June 2026 - 07:01 WIT

Dilepas Bupati Kaidel Ribuan pendukung peserta piala dunia pawai padati jalan – jalan di kota dobo

Friday, 12 June 2026 - 06:56 WIT

Warga Lermatang Sambut Antusias PSN, Harapkan Kesejahteraan dan Kejelasan Status Lahan

Thursday, 11 June 2026 - 23:31 WIT

KNPI Tual Apresiasi Kolaborasi Sukseskan Pawai Damai “Road to World Cup 2026”

Thursday, 11 June 2026 - 20:12 WIT

Wali Kota Ambon Perintahkan OPD Segera Selesaikan Temuan BPK soal Perjalanan Dinas

Berita Terbaru