Karantina Maluku Fasilitasi 65 Ton Ikan Kerapu Yang Diekspor Ke China

- Publisher

Thursday, 30 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

 

 

 

INFOMALUKUNEWS.COM, AMBON– Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku telah memfasilitasi ekspor Ikan Kerapu sebesar 65 Ton (73.810 ekor) dari Maluku dengan tujuan Hongkong (China).

Sebagai garda terdepan Karantina Maluku mengeluarkan Sertifikat Kesehatan Karantina melalui aplikasi Best Trust yang diajukan secara online oleh para pelaku usaha ekspor.

Selain Pemeriksaan Kesehatan Ikan, Petugas Karantina melakukan pengawasan terhadap komoditi hasil perikanan yang dilalulintaskan berupa pemeriksaan dokumen meliputi kesesuaian jenis, jumlah, berat serta pengawasan lainnya.

Upaya ini untuk mencegah penyebaran penyakit ikan karantina antar negara serta melindungi sumberdaya perikanan, khususnya sumberdaya ikan yang dilindungi.

Komoditi yang diperiksa adalah  73.810 ekor ikan kerapu hidup yang akan berangkat menuju kota Seribu Klenteng, Hongkong, menggunakan  kapal pengangkut Ikan ekspor. Diperkirakan, total nilai komoditas ekspor ikan kerapu senilai 1,1 juta US Dollar atau 17,9 milyar Rupiah.

“Kami memastikan Ikan Kerapu yang diekspor sehat dan telah diperiksa laboratorium untuk Penyakit Ikan Karantina seperti bebas dari penyakit Viral Nervous Necrosis dan Megalocityvirus. Karantina Maluku juga akan terus mendukung penuh giat ekspor langsung dari Maluku menuju negara tujuan karena dapat membantu pereekonomian masyarakat setempat,” ujar Kepala BKHIT, Abdur Rohman, kamis (30/1/25).

Tahun 2024, ekspor ikan kerapu menjadi sektor andalan dari Karantina Maluku. Mengacu pada data internal Karantina Maluku, nilai ekspor ikan kerapu telah menembus angka Rp 81 miliar dan telah meningkat sebanyak 72 ,68 persen dari tahun sebelumnya dengan total volume sebanyak 393.795 ekor ikan kerapu.

Ikan kerapu sangat di minati oleh pasar Hongkong karena kualitasnya yang sangat baik, dengan daging yang tebal, lezat, dan kaya akan nutrisi. Salah satu jenis ikan kerapu yang paling di minati di Hongkong adalah kerapu macan, yang memiliki harga jual yang sangat tinggi.

BKHIT Maluku memfasilitasi perdagangan ekspor dengan melakukan sertifikasi kesehatan karantina (KI.1) terhadap media pembawa baik hewan, ikan dan tumbuhan yang akan dilalulintaskan keluar dari Maluku menggunakan aplikasi Best Trust yang sangat mudah diakses oleh eksportir dan layanan 24 jam/7hari melayani pelaku usaha yang akan melakukan ekspor.

Karantina Maluku memberikan kepastian dan kemudahan layanan kepada pelaku ekspor, sehingga ekspor komoditi perikanan dari Maluku menjadi lancar. (Ronee-IM)

 

Berita Terkait

Dari Pawai ke Persatuan: Pesan KNPI Tual untuk Fans Bola Jelang Piala Dunia
6 Bintang Jadi Target, Fans Brasil Kei Ajak Nobar Tertib Jelang Piala Dunia 2026
DPRD Maluku Dukung Pattimura International Big Fight 2026
Pembangunan USB SMAN 29 SBB Disorot, Penyidik Temukan Sejumlah Kejanggalan
Bodewin Wattimena: Olahraga Pelajar Bentuk Generasi Sehat dan Berprestasi
Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia
Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni
Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 22:48 WIT

Dari Pawai ke Persatuan: Pesan KNPI Tual untuk Fans Bola Jelang Piala Dunia

Wednesday, 13 May 2026 - 22:45 WIT

6 Bintang Jadi Target, Fans Brasil Kei Ajak Nobar Tertib Jelang Piala Dunia 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIT

DPRD Maluku Dukung Pattimura International Big Fight 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 20:20 WIT

Pembangunan USB SMAN 29 SBB Disorot, Penyidik Temukan Sejumlah Kejanggalan

Wednesday, 13 May 2026 - 20:16 WIT

Bodewin Wattimena: Olahraga Pelajar Bentuk Generasi Sehat dan Berprestasi

Berita Terbaru

Daerah

DPRD Maluku Dukung Pattimura International Big Fight 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIT