Kapolda Maluku Hadiri Persidangan Ke-XII Jemaat GPM Kategorial Polri Bukit Kasih, Tegaskan Gereja–Polri Pilar Strategis Perdamaian Nasional

- Publisher

Monday, 19 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,polda maluku–Komitmen Polri dalam memperkuat toleransi, moderasi beragama, dan stabilitas keamanan nasional kembali ditegaskan. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Pembukaan Persidangan Ke-XII Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Kategorial Polri Bukit Kasih, Minggu (18/1/2026), di Gereja Bukit Kasih Jemaat Kategorial Polri, Aspol Kayu Putih, Kota Ambon.

Kehadiran Kapolda Maluku disambut penuh kekeluargaan melalui prosesi adat Maluku. Pengalungan syal oleh anak-anak jemaat yang diiringi musik tradisional Tifa Totobuang menjadi simbol kuat persaudaraan, kearifan lokal, dan semangat kebangsaan yang hidup di Bumi Raja-Raja Maluku.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Karo Rena Polda Maluku, Wakil Ketua MPH Sinode GPM Pdt. Ny. A. Lohy, Ketua Klasis Kota Ambon Pdt. Elriyantk Muskita, Ketua Majelis Jemaat Kategorial Polri Bukit Kasih Pdt. Ny. T. I. Nussy, para pendeta Jemaat Kategorial Polri (Sinar Kasih, Teratai Kasih, dan Dian Kasih), serta jemaat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa persidangan jemaat bukan sekadar agenda rutin gerejawi, melainkan forum strategis untuk memperkuat peran gereja dalam menjawab tantangan sosial, kebangsaan, dan keamanan yang semakin kompleks.

“Sidang jemaat ini adalah momentum penting untuk mengevaluasi pelayanan dan merumuskan program kerja gereja yang relevan dengan kebutuhan jemaat serta tantangan bangsa saat ini,” ujar Kapolda.

Kapolda menekankan bahwa sinergi antara gereja dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga kedamaian Maluku sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas nasional. Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual dan etika menjadi fondasi penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

“Tugas Polri ke depan semakin kompleks. Pembinaan mental dan rohani menjadi kebutuhan mendasar agar setiap personel Polri bekerja dengan kejujuran, integritas, dan kasih kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda berharap hasil Persidangan Ke-XII Jemaat GPM Kategorial Polri Bukit Kasih mampu melahirkan program-program yang menyentuh kebutuhan nyata anggota Polri, baik dalam aspek kerohanian, pembinaan keluarga, maupun kesejahteraan sosial.

Dalam konteks nasional, Kapolda Maluku juga menyampaikan tiga pesan strategis. Pertama, gereja sebagai pilar perdamaian, yang diharapkan terus menjadi agen kesejukan dan penyejuk kehidupan sosial di tengah kemajemukan bangsa.

Kedua, peran aktif gereja dan Polri dalam menangkal intoleransi dan radikalisme. Kapolda mengingatkan maraknya hoaks, ujaran kebencian, serta paham ekstrem di ruang digital yang berpotensi merusak persatuan dan kerukunan umat beragama.

Ketiga, penguatan kolaborasi lintas elemen bangsa. Kapolda menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan Polri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi Polri dan tokoh agama adalah kekuatan besar bangsa ini. Pendekatan dialog, kekeluargaan, dan kearifan lokal harus terus dikedepankan dalam menyelesaikan setiap potensi konflik,” katanya.

Di akhir sambutan, Kapolda Maluku memberikan apresiasi kepada panitia, pengurus gereja, dan seluruh jemaat atas dedikasi pelayanan yang telah diberikan. Ia berharap keputusan-keputusan persidangan dapat membawa manfaat nyata bagi jemaat, masyarakat, serta menjadi kontribusi konkret bagi perdamaian Maluku dan Indonesia.

“Selamat bersidang. Kiranya Tuhan memberkati setiap keputusan yang diambil demi pelayanan kepada sesama dan persatuan bangsa,” tutup Kapolda.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir pada pukul 11.00 WIT dalam situasi aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan kuatnya harmoni antara nilai keagamaan, budaya, dan komitmen kebangsaan di Maluku.(IM-03)

Berita Terkait

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Gerak Cepat, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Batu Merah
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:44 WIT

Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan

Saturday, 29 August 2026 - 11:34 WIT

Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei

Berita Terbaru