Jenguk Mahasiswa Korban Penikaman, Kapolda Maluku: Kampus Harus Jadi Ruang Aman, Bukan Arena Kekerasan

- Publisher

Sunday, 1 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews,com, polda maluku – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Dadang Hartanto menjenguk langsung mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura yang menjadi korban penikaman, Datuk Letsoin, di RSUP dr. Johanes Leimena, Sabtu (28/2/2026) malam. Kunjungan tersebut menegaskan kehadiran negara dalam menjamin hak korban atas perlindungan, pemulihan, dan keadilan, sekaligus memastikan lingkungan kampus tetap menjadi ruang aman bagi dunia pendidikan tinggi.

Penjengukan dilakukan sekitar pukul 21.45 WIT usai Kapolda Maluku menggelar pertemuan bersama pimpinan universitas dan unsur terkait sebagai langkah antisipatif untuk meredam potensi eskalasi konflik serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan akademik.

Dalam suasana penuh empati, Kapolda Maluku menyampaikan rasa prihatin yang mendalam serta doa agar korban segera pulih dan dapat kembali melanjutkan aktivitas akademiknya. Ia menegaskan bahwa penanganan perkara ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan perlindungan hak korban.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab memastikan hak korban terlindungi. Proses hukum terhadap pelaku akan kami tangani secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegas Kapolda Maluku.

Kapolda juga mengimbau seluruh mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat luas untuk menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memecah persatuan dan mengganggu situasi kondusif di lingkungan kampus.

“Kampus adalah ruang intelektual, bukan arena kekerasan. Mari jaga ketenangan, kedewasaan, dan percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” tambahnya.

Kegiatan penjengukan turut dihadiri Rektor Universitas Pattimura, Ketua MUI Provinsi Maluku, Wakil Ketua I Sinode GPM, pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, unsur intelijen kepolisian, Kapolsek Teluk Ambon, serta perwakilan OKP Cipayung Plus dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti. Kehadiran keluarga korban menambah suasana kebersamaan dan solidaritas lintas elemen.

Dalam kesempatan tersebut, pihak universitas menegaskan komitmennya memberikan pendampingan penuh kepada korban serta terus berkoordinasi dengan kepolisian guna mendukung proses hukum dan menjaga iklim akademik yang aman dan kondusif. Para tokoh agama yang hadir juga menyerukan pesan damai, mengajak seluruh mahasiswa menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan penyelesaian masalah melalui dialog serta jalur hukum yang beradab.

Seluruh pihak sepakat bahwa peristiwa penikaman ini merupakan tindak kriminal individual dan tidak mencerminkan konflik antar organisasi mahasiswa maupun antar umat beragama. Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.

Langkah cepat dan humanis Kapolda Maluku menjenguk korban penikaman mahasiswa mencerminkan kehadiran negara yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Di tengah dinamika kampus dan kerawanan eskalasi emosi pasca kejadian, pendekatan dialogis dan kolaboratif antara kepolisian, perguruan tinggi, tokoh agama, serta organisasi kepemudaan menjadi kunci utama menjaga stabilitas sosial.

Sikap tegas Kapolda dalam memastikan proses hukum berjalan transparan, sekaligus imbauan untuk menolak provokasi, patut diapresiasi sebagai upaya menjaga iklim demokrasi, keamanan, dan persaudaraan di Maluku. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kekerasan bukan solusi, dan penyelesaian masalah harus selalu ditempuh melalui jalur hukum dan dialog yang bermartabat.(IM-03)

Berita Terkait

GMNI Desak DPRD Maluku Bersikap Politik, Soroti Pemadaman Listrik di Pulau Kur
Bupati Kepulauan Aru Gelar Buka Puasa Bersama Warga RT 001 RW 004 Kelurahan Siwalima  
Kapolda Maluku dan Rektor Unpatti Pimpin Pertemuan Redam potensi Konflik Mahasiswa, Tegaskan Insiden Penikaman Murni Kriminal, Serukan Semua Pihak Tahan Diri
Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1503/Tual Lanjut Pembangunan RTLH di Desa Durjela
Gelar Bakti Masyarakat, Kapolda Maluku Bersama Forkopimda Salurkan Bantuan Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Batu Merah Ambon
Pernyataan Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kab. Maluku Tenggara atas capain Indeks 3.43 Pemerintah Daerah Kab. Maluku dari Kemenpan RB
IMM Maluku Tantang LAPMI Uji Ilmiah Dugaan Gratifikasi Gunung Botak
Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1503/Tual bersama Warga setempat Susun Bata RTLH di Siwalima.
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 07:37 WIT

GMNI Desak DPRD Maluku Bersikap Politik, Soroti Pemadaman Listrik di Pulau Kur

Sunday, 1 March 2026 - 21:17 WIT

Bupati Kepulauan Aru Gelar Buka Puasa Bersama Warga RT 001 RW 004 Kelurahan Siwalima  

Sunday, 1 March 2026 - 20:07 WIT

Kapolda Maluku dan Rektor Unpatti Pimpin Pertemuan Redam potensi Konflik Mahasiswa, Tegaskan Insiden Penikaman Murni Kriminal, Serukan Semua Pihak Tahan Diri

Sunday, 1 March 2026 - 19:43 WIT

Jenguk Mahasiswa Korban Penikaman, Kapolda Maluku: Kampus Harus Jadi Ruang Aman, Bukan Arena Kekerasan

Sunday, 1 March 2026 - 12:31 WIT

Gelar Bakti Masyarakat, Kapolda Maluku Bersama Forkopimda Salurkan Bantuan Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Batu Merah Ambon

Berita Terbaru