IMM Cabang Ambon Sentil M. Saleh Souwakil: Jangan Berlindung di Balik Nama Demokrasi untuk Menutupi Kepanikan Organisasi

- Publisher

Wednesday, 28 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Ambon secara terbuka mengkritik sikap Ketua Umum DPD IMM Maluku, M. Saleh Souwakil, yang merespons pelaporan kader IMM Komisariat Hukum Universitas Pattimura ke Ditreskrimsus Polda Maluku dengan narasi perlawanan dan rencana aksi demonstrasi.

Fungsionaris IMM Cabang Ambon, Saleh Loilatu, menilai langkah yang ditempuh DPD IMM Maluku di bawah kepemimpinan M. Saleh Souwakil sebagai reaksi emosional yang tidak proporsional dan berpotensi menurunkan marwah IMM sebagai organisasi kader intelektual.

“Ketika Ketua DPD IMM Maluku memilih teriakan aksi sebagai respons utama atas proses hukum, di situlah masalahnya. Ini bukan keberanian politik, ini kepanikan organisasi yang dibungkus jargon demokrasi,” ujar Saleh Loilatu, Rabu (28/1/2026).

Pelaporan terkait dugaan penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik di grup WhatsApp “Politik Maluku” telah tercatat resmi dalam STTP Nomor STTP/11/I/2026/Ditreskrimsus. Bagi IMM Cabang Ambon, fakta tersebut menegaskan bahwa perkara ini berada dalam ranah hukum, bukan medan agitasi politik.

Saleh Loilatu secara khusus menyoroti pernyataan M. Saleh Souwakil yang menyebut pelaporan tersebut sebagai bentuk “cacat demokrasi dan rezim anti-kritik”. Menurutnya, framing semacam itu merupakan reduksi kasar terhadap prinsip negara hukum.

“Demokrasi tidak runtuh hanya karena hukum bekerja. Yang merusak demokrasi justru ketika pemimpin organisasi mahasiswa menolak diuji secara legal lalu bersembunyi di balik retorika perlawanan,” tegasnya.

IMM Cabang Ambon juga membantah klaim M. Saleh Souwakil mengenai konsolidasi seluruh kader IMM se-Maluku untuk turun aksi. Saleh Loilatu menegaskan, klaim tersebut tidak memiliki dasar struktural dan mencederai etika kepemimpinan organisasi.

“Jangan mengatasnamakan seluruh IMM Maluku untuk keputusan sepihak. IMM Cabang Ambon tidak pernah menyepakati aksi dan menolak keras organisasi dijadikan tameng atas kegagalan membaca persoalan secara jernih,” katanya.

Menurut Saleh Loilatu, kecenderungan DPD IMM Maluku menjadikan aksi jalanan sebagai respons awal menunjukkan kemiskinan strategi intelektual dan kegagalan membedakan antara pembelaan kader dengan politisasi kasus.

“IMM lahir dari tradisi nalar, bukan refleks amarah. Jika setiap kritik berujung aksi, maka yang sedang direduksi bukan kekuasaan, melainkan akal sehat mahasiswa itu sendiri,” ujar Saleh Loilatu.

IMM Cabang Ambon menegaskan sikapnya untuk tetap menjaga IMM sebagai gerakan ilmu, etika, dan tanggung jawab publik. Kritik terhadap pejabat publik, kata Saleh, harus disampaikan secara berbasis data, argumentatif, dan siap diuji bukan dilindungi oleh kerumunan.

“Kami tidak anti-kritik dan tidak anti-kader. Yang kami tolak adalah kepemimpinan yang menjadikan organisasi sebagai perisai kepanikan,” katanya.

IMM Cabang Ambon menyerukan agar DPD IMM Maluku di bawah kepemimpinan M. Saleh Souwakil menghentikan eskalasi narasi aksi dan kembali pada watak dasar IMM sebagai gerakan intelektual.

“Demokrasi tidak membutuhkan pengeras suara ia membutuhkan keberanian untuk diuji.(**)

Berita Terkait

PJU dan 3 Kapolres Jajaran Polda Maluku Dirotasi, Perkuat Organisasi dan Pelayanan di Wilayah Kepulauan
TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 
Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 11:16 WIT

PJU dan 3 Kapolres Jajaran Polda Maluku Dirotasi, Perkuat Organisasi dan Pelayanan di Wilayah Kepulauan

Sunday, 30 August 2026 - 12:11 WIT

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:44 WIT

Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan

Berita Terbaru