Infomalukunews.com, Ambon – Ketua Pembina Yayasan Perguruan Tinggi STIA Trinitas Ambon Johanes A.S Renyut, SH. menyatakan bahwa, wisuda ini hanya serimoni, namun sebagai simbol dari perjalanan panjang yang sering kali tidak terlihat oleh sebagian orang yaitu dengan mengisi waktu di ruang perpustakaan, tugas menumpuk, diskusi yang tak berujung. Perjuangan dalam membagi waktu antara urusan pekerjaan dengan aktivitas perkuliahan.
“Hal ini disampaikan Renyut Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Trinitas Ambon Tahun 2025”, yang berlangsung di Swiss -belhotel, Jumat (28/11/2025).
Bahkan perguruan pribadi yang mungkin hanya diketahui oleh diri sendiri dan tuhan. Namun hari ini semua perjuangan itu bermuara pada satu kata anda layak.
“Kalian layak menggunakan toga itu, kalian layak berdiri di hadapan kami bangga dan dan kalian layak menerima kehormatan setinggi – tingginya”, ujarnya.
Atas nama yayasan perguruan tinggi STIA Trinitas Ambon, saya menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Selamat karena kalian telah tibah pada tahap tidak semua orang mampu mencapainya, ucapnya.
“Setiap kali memasuki momen wisuda, saya selalu teringat satu hal bahwa pendidikan sesungguhnya adalah perjalanan memanusiakan – manusia”, ujarnya.
Di STIA Trinitas Ambon, kalau tidak hanya di ajar mengisi teori – teori administrasi publik, manejemen, kebijakan dan kepemimpinan, tetapi juga di ajar untuk melihat manusia dan melihat realitas masyarakat, memahami tantangan Birokrasi serta merasakan kebutuhan untuk melayani masyarakat dengan hati karena pada akhirnya ilmu administrasi yang sejati bukan sekedar suka mengelola sistem tetapi mengelola harapan, menjaga kepercayaan dan mengerahkan perubahan, pungkasnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI XII Maluku dan Maluku Utara yang diwakili oleh Kasubag Tata Usaha Stev Muliharapon menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada STIA Trinitas Ambon atas terselenggaranya acara wisuda ke -41 STIA Trinitas Ambon tahun 2025.
“Hari ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan hidup para wisudawan dan wisudawati. Dan ini bukan sebagai akhir dari proses belajar tetapi sebagai awal untuk mengapdi berkarya dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat bagi bangsa dan negara”, ujarnya.
LLDIKTI XII selalu mendorong perguruan tinggi termasuk STIA Trinitas Ambon untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tata kelolah serta relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dia mengatakan bahwa Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XII Wilayah Maluku dan Maluku Utara yang membawahi perguruan – perguruan tinggi swasta yang ada di wilayahnya.
Ia menyebut perguruan tinggi swasta yang ada di wilayah Maluku dan Maluku Utara sebanyak 46 Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Kita berada di era keterbukaan yang sangat cepat, era digital, era inovasi, dan kolaborasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi , Sains dan Teknologi Nomor 39 tahun 2025. Karena itu perguruan tinggi harus menjadi pusat penggerak inovasi sekaligus tempat tumbuhnya karakter integritas dan kecintaan terhadap negara, jelasnya.
“Kepada Yayasan dan Ketua STIA Trinitas Ambon bersama seluruh dosen dan tenaga kependidikan, terima kasih dan penghargaan atas upaya yang dilakukan dalam meningkatkan mutu tri darma perguruan tinggi, pendidikan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”, tandasnya.(IM-03)





