GMKI Dobo Ketemu Kapolres Aru, Minta Tindak Tegas Oknum Guru Pelaku Pelecehan Bagi Anak.

- Publisher

Saturday, 12 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM,DOBO,- Ketua Cabang GMKI Dobo Masa Bakti 2024-2026 Marco Karelau  menyayangkan dan mengutuk keras berbagai kasus pelecehan seksual yang terjadi akhir – akhir ini  di kabupaten kepulauan Aru khusunya kasus yang menimpa di lingkungan pendidikan.

Karelau melanjutkan,  bahwa kasus pelecehan seksual yang berkembang saat ini harus di selidiki dan di usut sampai tuntas oleh pihak-pihak terkait.

​“Iya, kami GMKI Cabang Dobo akan terus menyuarakan dan mengawal dugaan kasus pelecehan yang menimpa adik – adik kami  di dunia pendidikan” ungkapnya

​​Untuk itu, GMKI Dobo mengambil sikap untuk melihat Kondisi yang sementara terjadi .

​​​ sikap GMKI adalah  mengawal proses yang sementara ini sedang di tangani Polres Aru. Untuk itu ada beberapa oknum pelaku adalah guru di salah satu sekolah swasta yang menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap anak didalam lingkungan sekolah​

​​GMKI  juga telah ​ melakukan audensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, dan di respon secara baik , dan saat ini   mereka lagi fokus untuk penanganan   korban,

​​​karena dilihat dari kondisi anak yang dimana secara mental sangat terganggu dan perlu di dampingi

​​Kami GMKI Cabang Dobo  tetap kawal   hingga pada tahap penyerahan ke yang berwajib yakni Kepolisian .

​​​GMKI juga sering turun  ke  sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi baik yang di surati maupun  tanpa disurati tetapi kami l turun melakukan kegiatan sosialisasi, tapi itulah GMKI walaupun dibatasi oleh dana/keuangan. Kata ketua GMKI Dobo. Lewat Rilisnya yang diterima media ini Jumat 11 /10/2024.

Lanjutnya, GMKI telah  melakukan audensi dengan Pihak Penegak Hukum yaitu dengan  Kapolres untuk segera menindak  pelaku  yang belum ditahan.

Dan Kapolres sampaikan bahwa  kami tetap menjalankan prosesnya hingga pada tahap penangkapan melihat dari pengalaman-pengalaman yang terjadi itu menjadi warning untuk kami kepolisian.

Polres Aru juga tidak terburu-buru untuk mengambil suatu keputusan, yang pada prinsipnya prosesnya kami tetap lakukan,

Kapolres akui korban merupakan anak dari anggota polres dan kami tetap tenang untuk mengusutnya.

“saya sebagai polisi, tetapi saya juga sebagai bapak, saya punya anak perempuan, salah satu korban di SMP Yos itu ada anak dari anggota kami, ponakan saya juga, jadi kita tetap tenang dan kita tetap berproses ” kata Kapolres seperti yang dikutip oleh Marco Karelau, Ketua GMKI Dobo.

Adapun pesan-pesan yang disampikan untuk kasus ini adalah jadi warning untuk orang tua, apalagi kita ada pada jaman teknologi yang dimana anak pada dasarnya sudah diharuskan bekerja menggunakan Leptop/Hp secara online, yang punya konsekuensi sangat tinggi,  tetapi tugas orang tua tetap berperan penting untuk mengawasi anak anaknya.

Lanjutnya, Marwah Guru sangatlah dihormati tapi oknum-oknum Guru yang terduga inilah yang membuat rusak marwah guru, padahal tugas Guru adalah Mendidik bukan Menyakiti.

(Tim-IM)

Berita Terkait

Longboat Mati Mesin dan Bocor, Tiga Warga Kepulauan Aru Dievakuasi Tim SAR
Ketua Fraksi Tual Maju Usul Kendaraan Plat Luar Tetap Bisa Isi BBM Subsidi Asal Pajak Hidup
DPRD Tual Tutup Masa Sidang II, Serahkan 35 Pokok-Pokok Pikiran ke Pemkot
AFIRMASI INDIGENOUS RESILIENCE DI JEMAAT GPM RAMBATU KLASIS KAIRATU
HUT ke-451 Kota Ambon, Hendrik Lewerissa Serukan Ambon Bersih dan Damai
Cepat Tanggap, Bhabinkamtibmas Latdalam bersama Warga berhasil padamkan titik api Karhutla
HUT Ke-451, Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Kebersihan sebagai Budaya
Polda Maluku Perkuat Benteng Ideologi Personel Hadapi Ancaman Radikalisme dan Intoleransi
Berita ini 380 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 21:50 WIT

Longboat Mati Mesin dan Bocor, Tiga Warga Kepulauan Aru Dievakuasi Tim SAR

Tuesday, 8 September 2026 - 20:36 WIT

Ketua Fraksi Tual Maju Usul Kendaraan Plat Luar Tetap Bisa Isi BBM Subsidi Asal Pajak Hidup

Tuesday, 8 September 2026 - 20:29 WIT

DPRD Tual Tutup Masa Sidang II, Serahkan 35 Pokok-Pokok Pikiran ke Pemkot

Tuesday, 8 September 2026 - 18:28 WIT

AFIRMASI INDIGENOUS RESILIENCE DI JEMAAT GPM RAMBATU KLASIS KAIRATU

Tuesday, 8 September 2026 - 18:22 WIT

HUT ke-451 Kota Ambon, Hendrik Lewerissa Serukan Ambon Bersih dan Damai

Berita Terbaru