Infomalukunews.com, Ambon–Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jemmy Pattiselanno, menilai Pasar Mardika di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, perlu mendapatkan langkah ekstrem karena sistem pengelolaan yang berjalan selama ini belum mampu meningkatkan kinerja pasar.
Menurut Jemmy, gedung dan fasilitas Pasar Mardika yang baru dibangun seharusnya menjadi daya tarik bagi pedagang dan konsumen. Namun hingga kini, banyak pedagang yang belum bersedia menempati pasar tersebut.
“Banyak pedagang sudah diminta masuk ke Pasar Mardika, tapi sampai hari ini belum masuk. Artinya perlu evaluasi serius, karena pedagang menilai berjualan di sana tidak menguntungkan,” ujar Jemmy kepada wartawan, Selasa (27/01/2026).
Ia juga menyoroti kondisi gedung pasar yang dinilai tidak nyaman dan kurang aman, terutama saat musim hujan. Masalah kebocoran air di gedung bertingkat disebut masih sering terjadi.
Terkait hal itu, Jemmy menduga sumber masalah berasal dari atap bangunan. Ia menyarankan agar dilakukan pemeriksaan langsung saat hujan deras untuk memastikan penyebab kebocoran.
“Pemeriksaan harus dilakukan saat musim hujan besar, supaya bisa diketahui apakah sumber air berasal dari atap atau dari pipa buangan lainnya,” tegasnya. (IM-06).







