IM — Piru.’ — Masyarakat Negeri Kelang Asaude Kecamatan Kepulauan Pulau Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku, melakukan aksi demonstran di depan Gedung SD Inpres Kelang Asaude, mereka minta Bupati SBB untuk mengantikan Abdullah Wael sebagai kepala sekolah.
Pergatian Ibrahim Tarmon dari kepala sekolah SD Inpres kepada Abdullah Wael tidak sesuai prosedur dan melanggar aturan dalam pengusulan.
Masyarakat katakan bahwa pergantian Ibrahim Tarmon dari kepala sekolah atas usulan Anggota DPRD SBB Abu Silawane kepada Abdullah Wael berdasarkan kepentingan politik 2024.
“Untuk persyaratan menjadi kepala sekolah minimal golongan III /b atau III /c. Sedangkan Abdullah Wael golonganya II /d, dengan golongan II /d tersebut apa yang di harapkan untuk mendidik generasi kami” teriak pendemo.
Mereka katakan, “tidak setuju dengan Abdullah Wael sebagai kepala sekolah pada SD Inpres Kelang Asaude”.
“Kami mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan untuk bisa melihat sepanjang para orang tua murid menyepakati bersama dalam hal tindakan – tindakan Abdullah Wael untuk anak – anak kami ketika masih menjabat sebagai kepala sekolah pertama”. Oleh karena itu kami sebagai orang tua wali murid sangat menolak keras terhadap Abdullah Wael untuk kedua kalinya.
“Harapan kami tidak lain tidak bukan, kami dari Komiti dan orang tua murid ingin mau sekolah kami di jaga dengan baik, jagan seperti apa yang di lakukan pertama oleh Abdullah Wael”.
Dalam orasinya, mereka katakan bahwa apa yang kami lakukan untuk kestabilan pendidikan pada SD Inpres Kelang Asaude di mana kita sama – sama dan melihat sepanjang perjanannya dari salah satu wujud dan impian kami dari orang tua murid harapannya kepada guru – guru yang ada.
Tak lain tak bukan keinginan dari kami orang tua murid adalah cuma tidak ada toleransi bagi seorang abdullah Wael untuk hadir yang kedua kalinya di SD Inpres Kelang Asaude ini. Kami Tolak teriak Masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan SBB John Tahya, mengatakan akan di batalkan nota Dinas yang suda di keluarkan, karena merasa tertibu atau rayuan dengan usulan Abu Silawane.
Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat Timotius Akerina yang di konfirmasi Media Infomaluku.com, merasa gaget dengan langka yang di ambel Kadis Pendidikan SBB atas usulan seorang Anggota DPRD SBB tersebut, saya tidak tau kalau ada pergantian kepsek SD Inpres Kelang Asaude. Kata Akerina, akan secepatnya di evaluasi.(IM03).





