Infomalukunews.com, Jakarta–Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Jariangan Aktifis Muda Maluku (JAMM ) Jakarta yang diketuai oleh Adi Tamsil Kadimas, S.Sos (Ketua Umum) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.
Dalam aksi itu, mereka menuntut KPK untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi dana desa yang terjadi di desa Buano Selatan, Kecamatan Humual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat.
Koordinator aksi, La Ode Aindo yang merupakan Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Pasca Sarjana UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta ) yang juga merupakan Anak dari dusun Pasir Panjang yang merupakan dusun di bawah petuanan desa Buano Selatan. dugaan korupsi dana desa ini telah merugikan masyarakat Desa Buano Selatan.
Dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, diduga diselewengkan untuk kepentingan pribadi.
“Kami sudah melaporkan dugaan korupsi ini ke KPK untuk meminta agar kasus ini segera diusut tuntas,” ujarnya
Bukan tanpa sebab kata dia, laporan itu di buat atas beberapa fakta lapangan semenjak menjabat sebagai kepala Desa di tahun 2021-2024, tidak ada satupun program yang bersumber dari dana Desa, baik program yang bersifat pembangunan fisik maupun program pemberdayaan Masyarakat, yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di petuanan khususnya Dusun Pasir Panjang
“Padahal Dana Desa tersebut telah diberikan oleh pemerintah pusat lewat Pemerintah daerah dengan tujuan untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat desa,” cetusnya.
Lebih lanjut kata dia, pihaknya berusaha membantu mewujudkan salah satu Asta Cita presiden Prabowo yaitu untuk memberantas Korupsi sampai ke Akar – Akarnya
Kami minta kepada KPK RI agar menanggapi beberapa tuntutan kami yaitu, Mendesak KPK RI agar segara melakukan Audit Terhadap ADD dan DD Desa Buano Selatan TA 2021-2024, Sebap kami menduga Adanya Potensi Penyalahgunaan ADD dan DD Desa Buano Selatan,” harap dia.
Selain itu, Mendesak KPK – RI Agar Segara melakukan Audit Terhadap kepala Desa dalam hal Dugaan Penggelapan salah satu Aset Daerah dengan cara menjualnya.
“Mendesak KPK RI Agar Segara Melakukan Audit Terhadap Seluruh KAUR yang ada di Desa Buano selatan Terhadap Dugaan penyalahgunaan Dana pengelolaan BUMDES Di Desa Buano Selatan, dan Mendesak KPK – RI Agar Segara melakukan Audit terhadap Kepala Desa Buano Selatan Dalam Dugaan Kasus Penggelapan Dana Bansos.” ujar La Ode Aindo
Menanggapi aksi demonstrasi ini, perwakilan KPK menerima perwakilan mahasiswa untuk berdialog. KPK berjanji akan mempelajari laporan yang diberikan oleh perwakilan Mahasiswa dan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dugaan korupsi dana desa di Desa Buano Selatan ini telah menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap, KPK dapat bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus ini, agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga anti-korupsi ini tetap terjaga. (IM-03).






