Infomaukunews.com,Ambon – Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, S.Sos., menghadiri sekaligus memberikan sambutan resmi dalam Upacara Pengambilan Sumpah Dokter Baru Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, yang berlangsung di Kampus Unpatti, Ambon, Selasa (11/8/2026).
Dalam sambutannya, Vanath menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus membuka ruang dan menyambut para dokter baru yang ingin mengabdikan diri di wilayah Maluku.
Menurutnya, kebutuhan tenaga medis di Maluku masih sangat besar, terutama untuk menjangkau masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi maupun pelayanan kesehatan.
“Wilayah Provinsi Maluku memiliki tantangan dan jangkauan aksesibilitas yang jauh berbeda dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. Oleh karena itu, intensitas pengabdian para dokter sangat dibutuhkan untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Vanath.
Ia mengatakan, kondisi geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan membutuhkan tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk melayani masyarakat di berbagai wilayah.
Vanath juga mengingatkan para dokter baru agar tidak menjadikan keterbatasan anggaran maupun kebijakan efisiensi yang tengah berlangsung sebagai alasan untuk mengurangi semangat pengabdian.
Menurutnya, profesi dokter merupakan pekerjaan sekaligus tanggung jawab kemanusiaan yang membutuhkan loyalitas, integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.
“Keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi yang berlangsung saat ini tidak boleh menyurutkan semangat dan dedikasi para tenaga medis. Profesi dokter merupakan tugas mulia yang membutuhkan loyalitas dan kepedulian sosial yang tinggi,” tegasnya.
Dokter Diminta Jadi Agen Perdamaian
Selain berbicara mengenai pelayanan kesehatan, Vanath juga menitipkan pesan kebangsaan kepada para dokter yang baru saja mengucapkan sumpah profesi.
Ia meminta para dokter tidak hanya menjalankan tugas sebagai tenaga medis, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya menjaga perdamaian, persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.
Menurutnya, dokter memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Karena itu, para dokter diharapkan dapat menjadi agen perdamaian sekaligus perekat kerukunan antarwarga dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Jadilah dokter yang tidak hanya hadir untuk mengobati masyarakat, tetapi juga mampu menjadi agen perdamaian dan perekat kerukunan di tengah masyarakat,” pesannya.
Vanath berharap para dokter baru dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika kedokteran serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian penting dari pengabdian.
Ia juga mengajak para lulusan untuk tidak ragu mengabdikan diri di berbagai daerah di Maluku, termasuk wilayah-wilayah yang masih membutuhkan dukungan tenaga kesehatan.
15 Dokter Resmi Diambil Sumpah
Dalam prosesi tersebut, sebanyak 15 dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura resmi diambil sumpahnya.
Ke-15 dokter tersebut yakni:
dr. Safira Khairunisa Pa
dr. Santya Christa Jamlaay
dr. Riska Jean Solissa
dr. Ayu Lestari
dr. Yohannes
dr. Thomas Preldhi Sabono
dr. Hana Gesti Pratiwi
dr. Galih Persada Putra Tjandra
dr. Fatma Azzahra Rolobessy
dr. Wimma Arifah
dr. Rifdah A. Kotalima
dr. Isna Nadira Raharusun
dr. Tjok Prima Gratia Amelia
dr. Putri R. Z. Kelilau
dr. Adilah Nur Faizah Pelu
Upacara pengambilan sumpah berlangsung khidmat dan dihadiri Rektor Universitas Pattimura, civitas akademika Fakultas Kedokteran, perwakilan Dinas Kesehatan, serta para orang tua dan keluarga dokter yang baru dilantik.
Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan profesional para dokter baru sebelum memasuki dunia pengabdian dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap kehadiran para dokter baru dapat semakin memperkuat sumber daya manusia bidang kesehatan sekaligus membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
Dengan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat, para dokter baru diharapkan mampu mengambil peran dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih merata serta mendukung terwujudnya Maluku yang semakin sehat, sejahtera dan harmonis.(IM-03)






