Infomalukunews.com,Maluku – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa didampingi Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menghadiri pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela yang secara resmi dimulai oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prosesi groundbreaking dilaksanakan secara hybrid, dengan Presiden Prabowo memimpin dari Istana Merdeka, Jakarta, melalui konferensi video, sementara kegiatan utama dipusatkan di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Dalam laporannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa dimulainya pembangunan Proyek LNG Abadi Masela menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah mewujudkan kemandirian energi nasional. Menurutnya, proyek yang telah direncanakan sejak 1998 itu akhirnya memasuki tahap pembangunan berkat sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Proyek dengan nilai investasi sekitar USD20,9 miliar atau setara Rp342 triliun tersebut akan mengembangkan fasilitas hulu hingga hilir secara terintegrasi. LNG Abadi Masela ditargetkan memiliki kapasitas produksi mencapai 9,5 juta ton LNG per tahun, disertai produksi gas sekitar 1.200 MMSCFD dan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari.
Sebanyak 60 persen produksi gas akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sementara 40 persen sisanya ditujukan untuk pasar ekspor guna memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok energi dunia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dimulainya pembangunan Proyek LNG Abadi Masela merupakan momentum bersejarah setelah penantian hampir tiga dekade. Ia meminta seluruh pihak memastikan proses pembangunan berjalan tanpa hambatan agar proyek strategis nasional tersebut dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan negara.
Presiden juga menekankan bahwa proyek ini bukan hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi simbol percepatan hilirisasi, peningkatan nilai tambah sumber daya alam, serta mendorong pemerataan pembangunan ekonomi, khususnya di Maluku dan kawasan timur Indonesia.
Bagi Pemerintah Provinsi Maluku, dimulainya pembangunan Proyek LNG Abadi Masela menjadi momentum strategis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, meningkatkan arus investasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Presiden dan CEO PT Inpex Masela Takayuki Ueda, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rahmat Pambudy, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Kepala SKK Migas Joko Siswanto, Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Bupati Kepulauan Tanimbar, Bupati Maluku Barat Daya, Sekretaris Daerah Maluku, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Pembangunan LNG Abadi Masela diharapkan menjadi salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di Provinsi Maluku.(IM-03)







