MPLS Ramah 2026 SMP Negeri 1 Dobo Resmi Ditutup, Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman, Menyenangkan, dan Berkarakter

- Publisher

Saturday, 11 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo – SMP Negeri 1 Dobo resmi menutup pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026 yang berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang Aman, Nyaman, Menyenangkan, dan Berkarakter.”

Pelaksanaan MPLS dibuka secara resmi pada 7 Juli 2026 oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Aru. Kegiatan tersebut mengacu pada Permendiknas Nomor 12 Tahun 2026 tentang pelaksanaan MPLS Ramah yang menekankan terciptanya lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan (bullying), kekerasan, serta praktik yang merugikan peserta didik.

Kepala SMP Negeri 1 Dobo, Bapak T  Galegoy   menjelaskan bahwa terdapat sejumlah perubahan dalam pelaksanaan MPLS tahun ini. Selain berlangsung selama lima hari, seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan yang ramah terhadap peserta didik.

“Pelaksanaan MPLS tahun ini berpedoman pada Permendiknas Nomor 12 Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari dengan mengedepankan prinsip ramah anak, bebas bullying, bebas kekerasan, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik baru,” ujarnya.

Selama pelaksanaan MPLS, para siswa menerima berbagai materi wajib, di antaranya Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Senam Pagi Ceria, penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), Gerakan Indonesia Asri yang menanamkan budaya aman, sehat, dan indah di lingkungan sekolah, serta penguatan sikap hidup rukun antarsesama.

Selain tenaga pendidik, sejumlah pihak turut memberikan materi kepada peserta didik, di antaranya Tim PKK Kabupaten Kepulauan Aru bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Mereka memberikan edukasi mengenai sekolah ramah anak, pencegahan perundungan, serta pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.

Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan upacara penutupan yang dilanjutkan dengan unjuk karya peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, para siswa menampilkan berbagai bakat dan kreativitas, mulai dari tarian, menyanyi, pidato, pembacaan puisi, hingga pertunjukan seni lainnya yang dipersiapkan secara mandiri.

Kepala SMP Negeri 1 Dobo juga menegaskan bahwa keberhasilan MPLS memerlukan dukungan penuh dari orang tua. Menurutnya, orang tua perlu memahami dasar hukum serta tujuan pelaksanaan MPLS agar dapat mendukung proses adaptasi anak di lingkungan sekolah.

Usai pelaksanaan MPLS, sekolah akan melanjutkan tahapan pasca-MPLS berupa evaluasi, penyusunan laporan, serta penyampaian hasil kegiatan kepada orang tua sebagai bagian dari pembinaan peserta didik secara berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026, SMP Negeri 1 Dobo berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, memiliki karakter positif, serta tumbuh dalam lingkungan sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.(IM-DW)

Berita Terkait

Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar
Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan
Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Bukan Sekadar Makan Siang, Pangdam Pattimura Tanamkan Semangat Prestasi dan Kebersamaan
Wali Kota Bodewin Ajak Pelajar Ambon Rajin Menabung Sejak Dini
Bangun Integritas dan Cegah Kejahatan Sejak Dini, Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon
Dinas Pendidikan Gelar Sosialiasi Petunjuk Teknsi SPMB di Kecamatan Leksula 
Jubir Pemkot: Seluruh Program Pembangunan Melalui Mekanisme Perencanaan, Bukan Nepotisme.
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 27 August 2026 - 15:39 WIT

Sasi Adat SD Negeri Walafau Dibuka, Anak-anak Bisa Kembali Belajar

Thursday, 27 August 2026 - 15:35 WIT

Tomanussa: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Buru Selatan

Thursday, 27 August 2026 - 14:07 WIT

Komisi I DPRD Maluku Konsultasi ke Wamen Hukum, Bahas Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Thursday, 27 August 2026 - 13:35 WIT

Bukan Sekadar Makan Siang, Pangdam Pattimura Tanamkan Semangat Prestasi dan Kebersamaan

Wednesday, 26 August 2026 - 18:04 WIT

Bangun Integritas dan Cegah Kejahatan Sejak Dini, Ditreskrimsus Polda Maluku Bekali Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon

Berita Terbaru