“Tokoh Perdamaian Maluku–Poso Dilaporkan! Pengacara Maluku Bereaksi Keras Bela Yusuf Kalla”

- Publisher

Wednesday, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Jakarta,14-4-2026 —Tokoh Pemuda Maluku sekaligus pengacara di Jakarta, Usra Waiulung SH, melontarkan seruan tegas kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak menjadikan agama sebagai alat provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Pernyataan ini disampaikan menyusul polemik laporan Aliansi Masyarakat Sipil Sumatera Utara terhadap Yusuf Kalla di Polda Sumatera Utara. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi memicu gesekan antarumat beragama jika tidak disikapi secara bijak.

Waiulung menegaskan bahwa Yusuf Kalla merupakan sosok yang telah terbukti berperan besar dalam menciptakan perdamaian, termasuk dalam meredam Konflik Ambon 1999 dan konflik Poso.

“Jangan sampai tokoh yang selama ini dikenal sebagai penjaga perdamaian justru diseret ke dalam polemik yang berpotensi merusak keharmonisan bangsa,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memahami pernyataan dalam ceramah di Universitas Gadjah Mada secara utuh dan tidak dipelintir. Menurutnya, pandangan tersebut merupakan kritik terhadap ekstremisme dan fanatisme sempit, bukan serangan terhadap agama tertentu.

Lebih jauh, Waiulung mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi keberagaman yang kuat. Karena itu, setiap upaya yang berpotensi memecah belah, apalagi dengan membawa isu agama, harus dihentikan.

“Agama mengajarkan kasih, damai, dan saling menghormati. Bukan untuk dijadikan alat menyerang atau memprovokasi sesama,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat kembali berpegang pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 29 yang menjamin kebebasan beragama dan menegaskan pentingnya hidup berdampingan secara damai.

Di akhir pernyataannya, Waiulung menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia—baik umat Islam maupun Kristen—untuk memperkuat persaudaraan, menolak ujaran kebencian, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak persatuan.

“Jaga Indonesia dengan toleransi. Jangan biarkan perbedaan dijadikan alasan untuk perpecahan,” tutupnya.(IM-03)

Berita Terkait

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 
Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 August 2026 - 12:11 WIT

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:35 WIT

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula

Berita Terbaru