Dari Terbengkalai Jadi Primadona, Taman Kota Aru Disulap Jadi Objek Wisata

- Publisher

Wednesday, 18 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Kepulauan Aru mulai tancap gas menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata. Di tengah tekanan efisiensi anggaran, instansi ini justru melahirkan terobosan dengan mengubah eks taman kota di ujung Dusun Marbali menjadi destinasi wisata baru.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah tidak ingin bergantung pada pola lama, melainkan berupaya memaksimalkan potensi lokal yang selama ini belum tergarap optimal. Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Ny. Elitha Maelissa, koordinasi dengan Bupati Kepulauan Aru telah dilakukan, dan target operasional kawasan wisata tersebut dijadwalkan antara April hingga Mei 2026.

Eks taman kota yang sebelumnya terbengkalai kini mulai dibersihkan dan ditata ulang. Proses penataan bahkan diawali dengan doa bersama, menandai keseriusan pemerintah dalam menghidupkan kembali kawasan tersebut sebagai ruang publik produktif yang bernilai ekonomi.

Tak hanya mengandalkan daya tarik lokasi, Disparekraf juga menyiapkan konsep pengembangan kuliner di kawasan pantai sebagai daya ungkit tambahan. Strategi ini dinilai penting untuk meningkatkan lama tinggal pengunjung sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Sebelumnya, Pantai Wisata Papaliseran telah lebih dulu menjadi andalan. Namun, pemerintah tampaknya menyadari perlunya diversifikasi destinasi agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan. Karena itu, sejumlah potensi lain mulai dilirik, termasuk kawasan pantai di Aru Selatan serta wisata bahari seperti diving yang menawarkan keindahan bawah laut Aru.

Di sisi lain, promosi pariwisata juga akan diperkuat melalui pengenalan seni budaya lokal, tarian tradisional, hingga agenda karnaval. Bahkan, pemerintah daerah membuka peluang untuk menarik wisatawan mancanegara sebagai bagian dari upaya memperluas eksposur Aru di tingkat nasional dan internasional.

Jika dikelola secara konsisten dan profesional, langkah ini bukan hanya berpotensi meningkatkan PAD, tetapi juga memperkuat identitas Kepulauan Aru sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Namun, tantangan terbesar tetap pada keberlanjutan pengelolaan dan kesiapan infrastruktur pendukung agar rencana ini tidak berhenti sekadar wacana.(IM /DW)

Berita Terkait

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 
Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 August 2026 - 12:11 WIT

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:35 WIT

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula

Berita Terbaru