Ini Kampanye Hitam Kadis PPPA Diduga Kuat Atas Perintah Pj Gubernur Maluku -Buntutnya PPM Minta Mendagri RI Pecat Sadali! 

- Publisher

Tuesday, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM,– AMBON,– Pergerakan Pelajar Maluku (PPM) di Jakarta, Rimbo Bugis, menduga kuat kampanye gelap itu dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Sadali Ie. Kampanye tersebut dinilai untuk memenangkan salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 27, pada November mendatang.

Terkait hal itu Pergerakan Pelajar Maluku (PPM) Provinsi Maluku Rimbo Bugis,menyatakan kampanye gelap (black campain) itu disinyalir dilakukan oleh Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Maluku. Kampanye hitam itu ditengarai atas perintah Sadali, selaku Penjabat Gubernur Maluku.

“Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie, mulai lakukan kampanye gelap menjelang Pilkada Maluku, yang bakal dihelat pada 27 November mendatang,” sentilnya.

Padahal menurut Rimbo, Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat-sangat dilarang oleh undang-undang nomor nomor 5 tahun 2014 dan tentang peraturan pemerintah (PP) nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Karenanya Mendagri RI Mohammad Tito Karnavian (MTK), diminta sesegera mungkin memberikan teguran keras, bila perlu memecat Sadali Ie, selaku Penjabat Gubernur Maluku,“ kecam Rimbo Bugis, Sabtu, (21/9/2024).

Penjabat (Pj) Gubernur Maluku tidak netral dalam perhelatan Pilkada Maluku mendatang. Pj Gubernur Maluku diduga kuat mengintruksikan kepala dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Maluku untuk melakukan pertemuan dengan para kepsek-kepsek SMK/SMA di salah satu kafe di Kota Ambon. “Ujar Rimbo.

Pertemuan kepala dinas PPPA Maluku, dengan para kepsek-kepsek SMK/SMA di salah satu kafe di Kota Ambon ternyata berkaitan dengan keterlibatan Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Sadali Ie.

“Hal ini harus di tindak tegas oleh Mohammad Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia. Bila Sadali Le, tidak di tindak tegas maka sangat mempengaruhi kontestasi Pilkada serentak 27 November mendatang.

Sementara itu pimpinan media infomalukunews.com, menyatakan sudah lakukan konfirmasi dengan Pj Gubernur Maluku itu via telepon seluler maupun via WA.

Namun yang di jawab Ajudan, ya nanti beta lapor pak lagi Acara. “Yang penting beta sudah konfirmasi Pj Gubernur Maluku, itu aja ok”. (IM-GB).

Berita Terkait

Longboat Mati Mesin dan Bocor, Tiga Warga Kepulauan Aru Dievakuasi Tim SAR
Ketua Fraksi Tual Maju Usul Kendaraan Plat Luar Tetap Bisa Isi BBM Subsidi Asal Pajak Hidup
DPRD Tual Tutup Masa Sidang II, Serahkan 35 Pokok-Pokok Pikiran ke Pemkot
AFIRMASI INDIGENOUS RESILIENCE DI JEMAAT GPM RAMBATU KLASIS KAIRATU
HUT ke-451 Kota Ambon, Hendrik Lewerissa Serukan Ambon Bersih dan Damai
Cepat Tanggap, Bhabinkamtibmas Latdalam bersama Warga berhasil padamkan titik api Karhutla
HUT Ke-451, Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Kebersihan sebagai Budaya
Polda Maluku Perkuat Benteng Ideologi Personel Hadapi Ancaman Radikalisme dan Intoleransi
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 21:50 WIT

Longboat Mati Mesin dan Bocor, Tiga Warga Kepulauan Aru Dievakuasi Tim SAR

Tuesday, 8 September 2026 - 20:36 WIT

Ketua Fraksi Tual Maju Usul Kendaraan Plat Luar Tetap Bisa Isi BBM Subsidi Asal Pajak Hidup

Tuesday, 8 September 2026 - 20:29 WIT

DPRD Tual Tutup Masa Sidang II, Serahkan 35 Pokok-Pokok Pikiran ke Pemkot

Tuesday, 8 September 2026 - 18:28 WIT

AFIRMASI INDIGENOUS RESILIENCE DI JEMAAT GPM RAMBATU KLASIS KAIRATU

Tuesday, 8 September 2026 - 18:22 WIT

HUT ke-451 Kota Ambon, Hendrik Lewerissa Serukan Ambon Bersih dan Damai

Berita Terbaru